Rabu, 22 September 2021


Jumat, 13 Desember 2019 03:23 WIB

Pertemuan Tahunan BI, Gubernur Fachrori : 2020 Jambi Harus Berinovasi Transformasi Ekonomi

Reporter : Juanda Prayitno
Kategori : Bisnis Perbankan Berita Pemerintahan

Foto: Juanda

Kajanglako.com, Jambi - Menghadapi tahun 2020, Provinsi Jambi harus melakukan inovasi dalam melakukan transformasi ekonomi dari sektor primer ke sektor sekunder dan sektor tersier. Hal tersebut disampaikan Fachrori saat membuka Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019, yang berlangsung di Hotel BW Luxury - Jambi, Kamis (12/12). Pertemuan Tahunan Bank Indonesia Tahun 2019 ini mengambil tema ” Sinergi, Transformasi dan Inovasi menuju Indonesia Maju”.

“Transformasi ekonomi menjadi sangat penting, karena dengan adanya perubahan dari sektor primer menjadi sektor sekunder dan sektor tersier, tentunya akan menambah nilai jual dari suatu produk yang akan berimbas pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi,” ujar Fachrori.



Fachrori menjelaskan, struktur perekonomian di Provinsi Jambi masih didominasi pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDRB sebesar 28,10 persen,  dimana pada sektor sektor tersebut, Provinsi Jambi masih bergantung kepada kelompok primer.

“Masih tingginya kontribusi pada kelompok primer tersebut, tentunya membutuhkan pemikiran kita bersama dalam menumbuhkan hilirisasi industri yang berbasis pertanian. Jika industri hasil pertanian berkembang, maka perekonomian Provinsi Jambi secara bertahap akan bertransformasi dari kelompok primer menjadi kelompok sekunder dan tersier,” jelas Fachrori.

Fachrori memberikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Jambi yang telah menyelenggarakan agenda rutin untuk pertemuan tahunan Bank Indonesia. “Saya mengharapkan melalui pertemuan ini, bisa menghasilkan rekomendasi yang dapat segera ditindaklanjuti oleh stakeholder terkait,” kata Fachrori.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jambi, Bayu Martanto menyampaikan, kegiatan ini merupakan agenda rutin dari Bank Indonesia Perwakilan Jambi yang diselenggarakan setiap tahun dan bertujuan untuk mengevaluasi perekonomian tahun berjalan dan prospek perekonomian serta kebijakan untuk tahun selanjutnya.

“Ada beberapa hal penting yang perlu kita cermati selama tahun 2019, yaitu pertama adalah perekonomian dunia menurun drastis dan kemungkinan tren ini akan berlanjut pada tahun 2020, kedua adalah kebijakan moneter belum tentu selalu efektif dalam menghadapi dampak perang dagang jika bekerja sendiri sendiri,” kata Bayu.

“Ketiga adalah digitalisasi ekonomi dan keuangan meningkat sangat pesat sekali, teknologi digital telah merambah berbagai bidang termasuk keuangan dan yang keempat adalah teknologi digital telah merubah perilaku manusia, baik sebagai konsumen maupun tenaga kerja,” lanjut Bayu.

Bayu menuturkan, menghadapai tantangan penurunan globalisasi dan peningkatan digitalisasi yang saat ini sedang terjadi, Bank Indonesia memandang bahwa sinergi, transformasi dan inovasi merupakan 3 kunci penting untuk pertumbuhan ekonomi kedepannya. (Kjcom)


Tag : #BI #Bank #Jambi



Berita Terbaru

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 12:51 WIB

Bersama TNI, Pemkab Sarolangun Sasar Vaksinasi untuk Remaja Diatas 12 Tahun


Kajanglako.com, Sarolangun – TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan vaksinasi gratis, Rabu, (21/09/2021). Kali ini, yang

 

Rabu, 22 September 2021 12:36 WIB

Pemkab Merangin Ingin Perangkat Desa Pahami Sistem Digitalisasi


Kajanglako.com, Merangin - Kapasitas dan kemampuan para perangkat desa harus terus ditingkatkan, terlebih untuk pemahaman sistem digitaliasi yang wajib

 

Perspektif
Minggu, 19 September 2021 22:27 WIB

Membaca Indonesia. Catatan Kecil Atas 50 Tahun Rekayasa Sosial: 5 Bias dan 5 Mitos


Oleh: Wahyu Prasetyawan* Riwanto Tirtosudarmo (selanjutnya Riwanto) dalam tulisannya membahas adanya 5 bias dan 5 mitos dalam proses rekayasa sosial selama

 

Sosok dan Pemikiran
Minggu, 19 September 2021 08:00 WIB

Ketangguhan Membaca dan Menulis Seorang Riwanto Tirtosudarmo


Oleh: Anggi Afriansyah* Rabu, 15 September 2021 saya menerima pesan dari Pak Riwanto Tirtosudarmo. Dalam pesan itu ia mengirim sebuah buku Berjudul “Mencari