Jumat, 24 September 2021


Kamis, 30 Mei 2019 12:31 WIB

SMP N 10 Nipah Panjang Terancam Tutup, Para Alumni Angkat Bicara

Reporter : Soni Setiawan
Kategori : Ragam Features Berita Daerah Pendidikan

SMP N 10 Nipah Panjang (Foto:kajanglako/Soni S)

SMP N 10 Nipah Panjang Terancam Tutup, Para Alumni Angkat Bicara

Kajanglako.com, Tanjabtim – Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 10 (semula SMP 2) Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) Provinsi Jambi, terancam tutup.



Berbagai hal disebut-sebut sebagai penyebab terancamnya penutupan sekolah tersebut. Salah satunya kurangnya perhatian pemerintah sehingga membuat kondidi fisik bangunan saat ini sangat memprihatinkan.

Beberapa bangunan tampak lusuh dan tidak terawat. Akibatnya sangat sedikit siswa yang mendaftar untuk bersekolah di sekolah tersebut. Padahal sekolah ini pernah mencapai puncak kejayaannya pada periode 2000 hingga 2015. Saat itu pernah mencatat memiliki 600 siswa dan menjadi salah satu sekolah favorit di Nipah Panjang. Bahkan melahirkan lulusan yang saat ini menjadi pejabat penting.

Saat ini, seperti yang dituturkan oleh Kepala Sekolah Kafrawi, SMP N 10 hanya memiliki 52 siswa dengan 13 guru termasuk Kepala Sekolah.

Mendengar kabar tersebut, sejumlah alumni mengaku miris dan prihatin dengan kondisi sekolah hingga terancam akan tutup.

Seperti yang dirasakan oleh Martin, salah satu alumni sekolah tersebut yang saat ini duduk di Komisi Nasional Hak Azasi Manusia (Konas HAM) Jakarta. Saat dikonfirmasi via pesan whatsapp, Kamis (30/05, Martin mengatakan meminta pemerintah daerah serta rekan alumni, untuk memperhatikan sekolah tersebut.

Martin mengatakan, bisa jadi ada kebijakan yang timpang yang berjalan selama ini yang membuat hal itu terjadi. Alumni tahun 1999 ini juga berharap penutupan sekolah jangan sampai terjadi terlebih sekolah telah berstatus negeri.

"Mohon perhatian dari rekan-rekan alumni dan Pemerintah daerah. Jangan sampai sekolah kebanggaan kami tersebut ditutup, apalagi statusnya sudah negeri. Berkemungkinan ada kebijakan yang timpang dan berjalan selama ini, sehingga sekolah tersebut jadi seperti ini," kata Martin

Selain Martin, hal yang sama juga disampaikan oleh Ardi Wiadi, pegiat sosial media di Kota Jambi yang juga alumni sekolah tersebut.

Ardi mengatakan mendesak agar Dinas Pendidikan Setempat segera mengambil tindakan penyelamatan.  

"Saya mewakili rekan-rekan alumni mengharapkan agar pemerintah dan dinas terkait segera mengambil langkah-langkah konkrit, agar isu yang sudah terlanjur berkembang dimasyarakat ini tidak sampai terjadi. Miris dan prihatin yang kami rasakan sebagai alumni," tegas Ardi. (Kjcom)


Tag : #tanjabtim #pendidikan #potret pendidikan #sekolah #SMPN 10 Nipah Panjang #terancam tutup #komnas HAM



Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,