Jumat, 24 September 2021


Sabtu, 25 Mei 2019 14:21 WIB

Tak Seperti yang Lain, Budidaya Lele Sumber Belum Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

Reporter : Igun
Kategori : Ragam Features

Lokasi budidaya ikan Lele Sumber (Foto:kajanglako/Igun)

Tak Seperti yang Lain, Budidaya Lele Sumber Belum Pernah Dapat Bantuan Pemerintah

Kajanglako.com, Tanjabtim -  Sumber (40), seorang warga Desa Sidomukti Kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjung Jabunga Timur (Tanjabtim) yang menggantungkan hidupnya pada budidaya ikan Lele, hingga saat ini belum dapat bantuan dari pemerintah.



 Sumber berbudidaya ikan lel memanfaatkan Sekat kanal atau plimer terbengkalai disekitar tempat tinggalnya.

Berawal melihat usaha teman, Sumber bertekad mempelajari dalam melakukan pembudidayaan ikan. Sumber juga telah menggeluti usaha sejak satu tahun terakhir mulai menikmati hasil.

Bermodal sekat kanal yang tidak berfungsi lagi ditengah permukiman masyarakat di pinggiran Masjid Al Muhajirin tak jauh dari tempatnya tinggal, dirinya memgembangkan usaha keramba baru  tiga jenis ikan. Gurame, Nila dan Lele dengan total 12 kerambah. Karena keterbatasan modal, ini saja kita guyur dalam kurun waktu satu tahun sampai 12 keramba.

Kata Sumber, usaha yang digelutinya itu berawal dari keinginan untuk menciptakan lapangan kerja nanti nya. Dengan melirik budidaya ikan keramba yang ternyata cocok di kawasan rawa.“Kebetulan di masjid tempat saya tinggal ada sekat kanal yang tidak aktif lagi. Dengan menggunakan modal yang secukupnya dan manfaatkan kanal tersebut sekarang sudah ada 12 keramba dengan beberapa jenis ikan di dalamnya,” jelasnya

Ia mengatakan usaha budidaya ikan keramba ini bisa dikatakan menghasilkan, dan dapat membantu kehidupan sehari-hari. Jika ditekuni bisa membuka lapangan kerja untuk orang lain sangat membutuhkan modal besar setidaknya bantuan pemerintah Tanjab Timur melalui Dinas Perikanan.ujarnya

“Kalo secara nominal memang terbilang besar, namun belum termasuk biaya pakan yang tinggi. Itu yang menjadi masalah utama saat ini,” ujar lelaki yang juga diketahui sebagai Marbot Masjid tersebut.

Untuk pemasaran sendiri tidak ada permasalahan, pasalnya setiap kali panen sudah ada  pengepul ditambah kalau ada acara pernikahan warga sekitar datang untuk membeli. Namun yang menjadi permasalahan saat ini pakan dan hama burung.

Dalam pemasaran, untuk perkilo ikan lele dibanderol Rp 16-17 ribu untuk harga benih Lele Rp300/ekornya dengan ukuran 3-5 Senti Meter sedangkan untuk ikan Gurame dan Nila memang saat ini belum siap untuk panen. Sehingga masih menunggu waktu untuk mendapatkan hasil.

“Kalo hitung bersihnya masih kecil Karena terbentur besarnya biaya pakan tadi,” jelasnya.

Untuk bantuan dari pemerintah sendiri hingga saat ini belum ada, meski pengajuan sudah pernah diajukan melalui Camat setempat namun disayangkan belum ada tanggapan. Sedangkan orang yang mulai didaerah lain dapat bantuan seperti keramba besi yang mengunakan terpal, kita yang sudah jalan dan tampak hasilnya kok tidak ada bantuan."Hanya satu yang diharapkan dari pemerintah adanya bantuan mesin pengolah pakan karena itu yang sangat dibutuhkan. (Kjcom)


Tag : #tanjabtim #ikan lele #budidaya ikan #keramba



Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,