Rabu, 01 Desember 2021


Jumat, 03 Mei 2019 10:23 WIB

Strategi Rencana Aksi Konservasi Harimau Sumatra 2019-2029

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita

Kegiatan Konsultasi Publik I Strategi Rencana Aksi Konservasi Harimau Sumatra 2019-2029 di Hotel BW Luxury Jambi/ foto: kajanglako.com

Kajanglako.com, Jambi - Negara-negara Asia, termasuk Indonesia, mengalami pertumbuhan ekonomi sangat pesat dalam beberapa dekade terakhir. Berbagai pembangunan terus dilakukan hingga pelosok negeri.
 
Hutan alam dan satwa sebagai komponen kunci penjaga keseimbangan ekosistem seringkali terlewat diperhitungkan sebagai bagian yang harus dirawat dan modalitas dalam proses pembangunan.
 
Harimau Sumatra kondisinya saat ini semakin terancam, baik oleh perburuan maupun kehilangan habitat akibat konversi kawasan hutan menjadi perkebunan, pemukiman dan kegiatan pembangunan lainnya.
 
Salah satu dampak adalah terjadinya konflik antara manusia dengan harimau yang pada umumnya harimau menjadi korban dengan dibunuh atau dikeluarkan dari habitatnya.
 
Upaya konversi Harimau Sumatra sudah mengalami banyak kemajuan sejak dirumuskannya Strategi Rencana Aksi Konservasi Harimau Sumatra (SRAK Harimau) 2007-2017 yang melibatkan berbagai pihak terkait. Berbagai macam aksi dan inisiasi konservasi telah dilakukan oleh berbagai komponen baik oleh Pemerintah RI, Pemda, LSM, perguruan tinggi, swasta dan masyarakat.
 
SRAK Harimau 2007-2017 telah berakhir dan draft SRAK Harimau yang baru (2019-2029 sudah disusun bersama-sama dengan berbagai pihak.
 
Direktur Konsevasi Keanekaragaman Hayati Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Indra Exploitasia mengatakan Pemerintah memberikan perhatian penuh terhadap konservasi spesies endemik Indonesia. Karena itu, KLHK yang memiliki kewenangan terhadap perlindungan satwa liar akan terus meningkatkan koordinasi dengan sektor terkait dan mitra penting seperti pemerintah daerah. Hal ini bertujuan untuk melindungi baik satwa tersebut juga habitatnya. Mengingat habitat dan jalur jelajah harimau sumatra sekitar 61,34% berada di luar kawasan konservasi yang menjadi kewenangan pemerintah daerah maupun swasta.
 
"Oleh karena itu, dalam upaya konservasi harimau sumatra dan satwa lainnya kami akan berada di belakang pemerintah daerah, untuk terus mendorong perlindungan dan pelestarian keanekaragaman hayati," kata Indra.
 
Gubernur Jambi melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Akhmad Bastari menyatakan dukungannya terhadap konservasi harimau sumatra dalam pelaksanaan konsultasi publik di Hotel BW Luxury, Jambi, Kamis (2/5).
 
"Harimau sebagai satwa karismatik memiliki beberapa dimensi, termasuk ekologi, kultural dan ekonomi yang tidak terpisah dan saling melengkapi. Hubungan ini sangat dekat dengan manusia, jika salah satu ekosistem di alam punah akan berdampak buruk bagi kelangsungan hidup manusia kedepan. Saya mendukung upaya pelestarian harimau sumatra dan saya berharap SRAK Harimau 2019-2029 ini juga didukung oleh semua pihak sebagai upaya pelestarian harimau sumatra," kata Bastari.
 
Kepala BKSDA Jambi, Rahmad Saleh mengatakan bahwa SRAK Harimau 2019-2029 perlu segera diselesaikan.
 
"Jambi memiliki 4 wilayah yang dihuni harimau sumatra, pembuatan SRAK Harimau 2019-2029 perlu segera diselesaikan mengingat ancaman terhadap harimau semakin tinggi," kata Rahmad Saleh.
 
Dalam pelaksanaannya, Dirjen KSDAE bekerjasama dengan berbagai pihak dalam memastikan program-program kerja ini terlaksana.
 
Ketua Forum HarimauKita (FHK) Munawar Kholis mengatakan bahwa konservasi harimau ini perlu dijalankan dengan inovasi dan juga betul-betul memperhatikan berbagai aspek yang bersinggungan dengan masyarakat. Untuk memastikan adanya sinergi dengan para pemangku kepentingan, maka dibutuhkan konsultasi publik sehingga dapat juga menyempurnakan strategi selama 10 tahun kedepan.
 
"Tujuan besar adalah harimau sumatra lestari, masyarakat sejahtera dan ini sebagai bagian dari keberhasilan pembangunan di Indonesia," kata Kholis. (*)




Berita Terbaru

 

Rabu, 01 Desember 2021 12:49 WIB

Silahturahmi di Pasar Sarolangun, Mencuat Soal Penataan Pedagang Hingga Kafe Remang-remang


Kajanglako.com, Sarolangun - Kelurahan Pasar Sarolangun, Rabu (1/12), menggelar silahturahmi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama beserta tokoh adat dan

 

Selasa, 30 November 2021 21:19 WIB

Disiplin ASN Rendah, BKPSDM dan Pol PP Razia di Pintu Masuk Perkantoran


Kajanglako.com, Sarolangun - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP

 

Selasa, 30 November 2021 16:59 WIB

Penertiban Aset Pemda Sarolangun, Empat Mobnas Mewah Ditarik Kejari


Kajanglako.com, Sarolangun - Empat mobil dinas terbilang mewah yang masih digunakan oleh mantan pejabat daerah Sarolangun, ditarik pihak Kejari Sarolangun. Mereka

 

Selasa, 30 November 2021 09:04 WIB

Mengamalkan Pancasila


Oleh: Yudi Latif * Saudaraku, mengamalkan Pancasila itu seperti memenuhi pesan shalat (sembahyang): dimulai dengan meninggikan Tuhan--takbiratul ihram--(Ketuhanan)

 

Jumat, 26 November 2021 16:21 WIB

BINDA Jambi Capai Target 2.250 Dosis Vaksin Covid-19 di Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Badan Intelijen Negara Daerah Jambi (Binda Jambi) Kabupaten Sarolangun telah melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 secara