Sabtu, 16 Oktober 2021


Jumat, 22 Maret 2019 08:14 WIB

Batik Sipin Binaan Pertamina EP yang Ramah Lingkungan Jadi Pusat Perhatian di Palembang Fashion Week

Reporter : Redaksi
Kategori : Ragam

Batik Sipin Jajaran binaan Pertamina EP yang ditampilkan di Palembang Fashion Week 2019

Kajanglako.com, Palembang – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas utama mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung pencapaian target produksi yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina EP juga melaksanakan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, salah satunya dengan pelestarian kesenian tradisional Batik Sipin.



Pemberdayaan kelompok kerajinan Batik Sipin dibina oleh PT Pertamina EP Asset 1 Jambi Field. Pada tahun 2019, kelompok binaan tersebut berhasil menjadi salah satu peserta Palembang Fashion Week.

Palembang Fashion Week merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan. Pagelaran ini berlangsung Kamis-Minggu (7-10/03) bertempat di Atrium Mall Palembang Icon. Tema yang diangkat dalam Palembang Fashion Week 2019 kali ini adalah “Urbanation”.

Palembang Fashion Week merupakan gelaran fashion terbesar di Sumatera Selatan yang diikuti oleh desainer lokal Palembang maupun desainer nasional yang telah berkiprah di tingkat nasional hingga Internasional.

Pada gelaran kali ini, terdapat sedikitnya 20 orang desainer yang menampilkan karya-karya indah hasil paduan antara kebudayaan khas Sumatera dengan gaya urban yang sedang menjadi trend saat ini.

Pertamina EP Asset 1 Jambi Field mendapatkan kesempatan langka untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Salah satu desainer kondang Palembang, Al Divo dengan bangga menampilkan Mahakaryanya bersama binaan CSR Pertamina EP Jambi Field, Kelompok Batik Sipin Jajaran.

Batik Sipin Jajaran dikenal dengan keunggulan proses produksinya yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan baku dari tanaman sebagai pewarna alami. Selain itu anggota kelompok juga berkreasi membuat pewarna alami dari limbah jengkol dan limbah sabut kelapa. Beberapa motif unggulan yang menjadi ciri khas Batik Sipin Jajaran, antara lain; Ikan Seluang Mudik, Ikan Bajubang, dan Buah Nam-Nam.

Pada pagelaran ini, Al Divo berhasil menyulap Batik Sipin Jajaran menjadi pakaian modis dengan trend urban (perkotaan modern). Pada umumnya, batik identik dengan motif penuh yang hanya dikenakan pada acara formal. Al Divo menyampaikan bahwa ia ingin mengubah mindset masyarakat tentang batik.

Ia prihatin dengan minat anak-anak muda saat ini terhadap batik cukup rendah. Hal ini dikarenakan arus modernisasi yang perlahan menggerus kebudayaan asli Indonesia ini. Oleh karena itu, dengan semangat untuk melestarikan Batik, Al Divo merancang khusus Batik Sipin Jajaran menjadi fashion kekinian. Karya ini berhasil menuai decak kagum diiringi tepuk tangan oleh seluruh hadirin Palembang Fashion Week 2019.

Jambi Legal & Relation Assistant Manager, Ari Rachmadi yang turut hadir dalam puncak acara yang dimaksud, mengatakan, bahwa kolaborasi ini adalah bentuk gebrakan baru dunia fashion Indonesia. Kelompok Batik Sipin Jajaran selama ini hanya memproduksi kain batik saja, belum sampai pada tahap menjahit. Ke depannya hasil karya Al Divo akan dijadikan Role Model pengembangan Batik Sipin Jajaran.

“Ini merupakan wujud kontribusi Pertamina EP Asset 1 Jambi Field terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus pelestarian budaya lokal. Kami berharap Kelompok Batik Sipin Jajaran dapat terus berkembang, hingga menjadi UKM Batik Jambi yang mandiri,” tutup Ari Rachmadi. (*)

Batik Sipin Binaan Pertamina EP yang Ramah Lingkungan Jadi Pusat Perhatian di Palembang Fashion Week

Kajanglako.com, Palembang – PT Pertamina EP, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) sekaligus Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah pengawasan SKK Migas, mempunyai tugas utama mencari sumber minyak dan gas untuk mendukung pencapaian target produksi yang telah ditetapkan.

Sejalan dengan hal tersebut, PT Pertamina EP juga melaksanakan kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, salah satunya dengan pelestarian kesenian tradisional Batik Sipin.

Pemberdayaan kelompok kerajinan Batik Sipin dibina oleh PT Pertamina EP Asset 1 Jambi Field. Pada tahun 2019, kelompok binaan tersebut berhasil menjadi salah satu peserta Palembang Fashion Week.

Palembang Fashion Week merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan. Pagelaran ini berlangsung Kamis-Minggu (7-10/03) bertempat di Atrium Mall Palembang Icon. Tema yang diangkat dalam Palembang Fashion Week 2019 kali ini adalah “Urbanation”.

Palembang Fashion Week merupakan gelaran fashion terbesar di Sumatera Selatan yang diikuti oleh desainer lokal Palembang maupun desainer nasional yang telah berkiprah di tingkat nasional hingga Internasional.

Pada gelaran kali ini, terdapat sedikitnya 20 orang desainer yang menampilkan karya-karya indah hasil paduan antara kebudayaan khas Sumatera dengan gaya urban yang sedang menjadi trend saat ini.

Pertamina EP Asset 1 Jambi Field mendapatkan kesempatan langka untuk mengikuti ajang bergengsi ini. Salah satu desainer kondang Palembang, Al Divo dengan bangga menampilkan Mahakaryanya bersama binaan CSR Pertamina EP Jambi Field, Kelompok Batik Sipin Jajaran.

Batik Sipin Jajaran dikenal dengan keunggulan proses produksinya yang ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan baku dari tanaman sebagai pewarna alami. Selain itu anggota kelompok juga berkreasi membuat pewarna alami dari limbah jengkol dan limbah sabut kelapa. Beberapa motif unggulan yang menjadi ciri khas Batik Sipin Jajaran, antara lain; Ikan Seluang Mudik, Ikan Bajubang, dan Buah Nam-Nam.

Pada pagelaran ini, Al Divo berhasil menyulap Batik Sipin Jajaran menjadi pakaian modis dengan trend urban (perkotaan modern). Pada umumnya, batik identik dengan motif penuh yang hanya dikenakan pada acara formal. Al Divo menyampaikan bahwa ia ingin mengubah mindset masyarakat tentang batik.

Ia prihatin dengan minat anak-anak muda saat ini terhadap batik cukup rendah. Hal ini dikarenakan arus modernisasi yang perlahan menggerus kebudayaan asli Indonesia ini. Oleh karena itu, dengan semangat untuk melestarikan Batik, Al Divo merancang khusus Batik Sipin Jajaran menjadi fashion kekinian. Karya ini berhasil menuai decak kagum diiringi tepuk tangan oleh seluruh hadirin Palembang Fashion Week 2019.

Jambi Legal & Relation Assistant Manager, Ari Rachmadi yang turut hadir dalam puncak acara yang dimaksud, mengatakan, bahwa kolaborasi ini adalah bentuk gebrakan baru dunia fashion Indonesia. Kelompok Batik Sipin Jajaran selama ini hanya memproduksi kain batik saja, belum sampai pada tahap menjahit. Ke depannya hasil karya Al Divo akan dijadikan Role Model pengembangan Batik Sipin Jajaran.

“Ini merupakan wujud kontribusi Pertamina EP Asset 1 Jambi Field terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus pelestarian budaya lokal. Kami berharap Kelompok Batik Sipin Jajaran dapat terus berkembang, hingga menjadi UKM Batik Jambi yang mandiri,” tutup Ari Rachmadi. (*)


Tag : #Batik Jambi #Pertamina #Pertamina EP #Batik Sipin Jajaran



Berita Terbaru

 

Jumat, 15 Oktober 2021 23:49 WIB

Ketum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan Masuk Bursa Capres 2024 dari PDI-P


Kajanglako.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sutan Riska Tuanku Kerajaan, masuk dari 11 nama  Bursa

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:59 WIB

Bupati Merangin Raih Penghargaan APE 2021


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Mashuri meraih penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) 2021, Kategori Madya (Pengembang) dari Kementerian

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:52 WIB

Cek Endra: Kesadaran Warga untuk Vaksin Masih Kurang


Kajanglako.com, Sarolangun - Kabupaten Sarolangun terbilang sukses dalam menekan angka penyebaran pandemi Covid-19. Saat ini penderita Covid-19 di Sarolangun

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:42 WIB

Pimpin Rakor Forkopimda, Mashuri: Lubuk Bumbun Abrasi Oleh PETI


Kajanglako.com, Merangin - Kondisi Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir yang mengalami abrasi dampak dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:34 WIB

Longsor, Akses Warga Bathin Pengambang Putus


Kajanglako.com, Sarolangun - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Batang Asai pada Senin malam, memicu longsor yang terjadi di beberapa titik di wilayah