Selasa, 13 April 2021


Selasa, 13 November 2018 17:15 WIB

Bahas Studi Quran hingga Radikalisme, UIN Jogja dan UIN Jambi Gelar Konferensi

Reporter : Jhoni Imron
Kategori : Ragam Saint & Teknologi Berita Nasional

Pembukaan The Eleventh Al-Jami'ah Forum & Conference oleh Rektor / foto: Jhoni

Kajanglako.com, Kota Jambi - Kajian atau studi tentang Islam terus berkembang seiring tumbuh berkembangnya isu-isu atau tema keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Menariknya pula, studi islam selalu berkaitan dengan tema-tema sosial. Pertanyaan-pertanyaan besar dalam studi Islam terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

Itulah yang melatarbelakangi The Eleventh Al-Jami'ah Forum & Conference  yang diselenggarakan Al-Jami'ah Journal of  Isamic Studies LP2M UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta bekerja sama dengan Journal of Southeast Asian Islam and Society (JSEAIS) LP2M UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi.



Bertempat di Rumah Kito Resort  Komplek Perumahan Mayang, Kota Jambi. Pada Selasa hingga Kamis (13 - 15 November 2018), kegiatan ini mengambil tema Islamic Studies Update, Southeast and Global Perspectives (Update Studi Islam, Perspektif Global dan Asia Tenggara).

Konferensi dan Forum Al Jami'ah ini didedikasikan untuk isu-isu umum dan lebih luas dari studi islam di Asia Tenggara. Untuk itu, penyelenggara telah menerima dan menyaring artikel dari berbagai bidang dalam studi Islam. Di antaranya sub topik : Studi Quran dan Hadist, Kebudayaan dan Sejarah Islam, Teologi Islam, Pilosofi Islam, Sufisme, Hukum Islam, Pendidikan, Da'wah, Politik Islam, Ulama dan Fatwa, Islam dan Isu Gender, Islam dan Media Baru, Islam dan Radikalisme.

Sambutan pembuka oleh Prof Al Makin dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Pembicara Utama Stijn Cornelis van Huis dari Humbold Universitat zu Berlin.

Kegiatan ini sendiri dibagi menjadi delapan panel, dimana pembicaranya berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Di antaranya, ICRS Universitas Gajah Mada, UIN Sunan Gunung Jati, UIN Sulthan Thaha Saifuddin, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, IAIN Kerinci, IAIN Langsa, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Indraprasta PGRI, STAI Taruna Surabaya, STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, IAIN Bukit Tinggi, IAIN Pontianak, Universitas Malikussaleh Aceh, Universitas Sebelas Maret Solo, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Indonesia.

Prof AL Makin dalam sambutannya mengatakan, konferensi kali ini merupakan konferensi pertama Al-Jami'ah yang dilaksanakan di luar Yogyakarta.

Rektor UIN STS Jambi Hadri Hasan saat membuka acara secara resmi mengucapkan terima kasih kepada pengelola dalam kegiatan The Eleventh Al-Jami'ah Forum & Conference. "Kami  berharap kegiatan ini ditindaklanjuti dengan kegiatan lain yang sangat berguna bagi perkembangan kajian islam utamanya di Asia Tenggara," ujarnya. (Kjcom)


Tag : #Al Jamiah conference #Islamic Studies



Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Selasa, 13 April 2021 16:09 WIB

Dhakidae, Cendekiawan dan Kekuasaan


Oleh: Fridiyanto* Daniel Dhakidae, seorang begawan ilmu sosial yang mungkin menurut saya tidak terlampau banyak dikenal di kalangan akademisi perguruan

 

Jumat, 09 April 2021 13:10 WIB

Warga SAD Bukit 12 Ikut Berkompetisi di Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Sarolangun mendaftarkan diri dalam penerimaan polisi di tahun 2021. Warga

 

Kamis, 08 April 2021 16:54 WIB

UN Ditiadakan, Asesmen Nasional Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Sekolah


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021 ini, Ujian Nasional yang biasanya menentukan kelulusan bagi siswa dan siswi baik SD, SMP maupun SMA sederajat,

 

Sejarah Jambi
Kamis, 08 April 2021 13:58 WIB

Cerita dari Daerah Jambi (2)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) 11. Kemudian diceritakan bahwa pada waktu, Mahmud Mahyuddin sendiri sedang berperang di Jambi. Perang

 

Kamis, 08 April 2021 12:15 WIB

Pemkab Merangin Bolehkan Tarawih dan Sholat Idul Fitri Berjamaah


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Bupati