Rabu, 22 September 2021


Rabu, 20 Juni 2018 15:00 WIB

Sensasi Pedas 'Sate Setan' di Bernai Sarolangun

Reporter : Soni Setiawan
Kategori : Ragam Kuliner

Warung 'Sate Setan' milik Suryanti di Bernai Sarolangun yang selalu ramai dikunjungi pembeli/ foto: Soni Setiawan

Kajanglako.com, Sarolangun – Bagi anda penyuka kuliner nusantara, kalau anda jalan-jalan ke Kabupaten Sarolangun, jangan lupa untuk mencoba’Sate Setan’ di daerah Bernai. ‘Sate Setan’ terkenal dengan sensasi pedasnya.

Namanya yang unik dan terdengar horor justru membangkitkan rasa penasaran pada pembeli. Kira-kira apa yang istimewa dari sajian menu ‘Sate Setan’ ini.



Berbahan baku utama daging ayam dan paduan lontong yang disiram kuah sate, ternyata keistimewaan sate setan ini adalah rasanya yang pedas menggelegar, cukup untuk membuat peluh menetes dan bisa membuat kita minum bergelas-gelas air putih bagi karena rasa pedas yang merayapi lidah.

Pemilik warung ‘Sate Setan’, Suryanti mengatakan sejak warungnya dibuka pada tahun 2012 lalu, hingga kini warungnya itu selalu ramai pembeli.

Menurut Suryanti, nama ‘Sate Setan’ menjadi nama yang khas dan sesuai dengan rasanya.

“Itu karena saking pedasnya rasa sate buatan saya,” kata perempuan berusia 50 tahun ini.

Paduan bumbu pedas berwarna kuning keemasan dan beberapa tusuk sate dan lontong tampak menggoda. Aroma khas dari racikan bumbu utama makanan ini sangat menggoda indra penciuman. Aroma inilah yang memacu adrenalin anda untuk segera melahapnya.

Saat menggigit tusukan sate yang dipadu bumbu pedasnya langsung membuat mulut panas seketika, tapi tidak bisa dielakkan, lidah menginginkannya lagi dan lagi. Uniknya, rasa pedasnya tidak sampai membuat sate menjadi pahit dan kehilangan rasa gurih dari daging dan bumbunya.

Tak terasa, satu porsi ‘Sate Setan’ ludes tak bersisa. Peluh pun mengucur deras dari dahi, rongga mulut mulai kebanjiran air liur yang berusaha mengeluarkan sisa rasa pedas yang luar biasa keterlaluan dari rongga mulut.

Anda penasaran dengan sensasi pedas ‘Sate Setan’ racikan Suryanti?  Warungnya buka sekitar pukul 09.00 WIB. Tapi anda harus bersabar, karena antrian pembeli sudah ada sejak warung dibuka.

Untuk menikmati seporsi ‘Sate Setan’ anda tak perlu merogoh kocek dalam-dalam, karena harganya cukup terjangkau, Rp 10 ribu perporsi. Bisa dinikmati di tempat atau bungkus untuk dibawa pulang.

Di warungnya yang sederhana, Suryanti nyaris tidak sempat duduk. Selalu ada pembeli yang mengantri sehingga dirinya pun tidak kelihatan karena tertutup antrian pembeli yang mayoritas anak-anak muda. (kjcom)


Tag : #Kuliner #Sarolangun #Sate Setan



Berita Terbaru

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 12:51 WIB

Bersama TNI, Pemkab Sarolangun Sasar Vaksinasi untuk Remaja Diatas 12 Tahun


Kajanglako.com, Sarolangun – TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan vaksinasi gratis, Rabu, (21/09/2021). Kali ini, yang

 

Rabu, 22 September 2021 12:36 WIB

Pemkab Merangin Ingin Perangkat Desa Pahami Sistem Digitalisasi


Kajanglako.com, Merangin - Kapasitas dan kemampuan para perangkat desa harus terus ditingkatkan, terlebih untuk pemahaman sistem digitaliasi yang wajib

 

Perspektif
Minggu, 19 September 2021 22:27 WIB

Membaca Indonesia. Catatan Kecil Atas 50 Tahun Rekayasa Sosial: 5 Bias dan 5 Mitos


Oleh: Wahyu Prasetyawan* Riwanto Tirtosudarmo (selanjutnya Riwanto) dalam tulisannya membahas adanya 5 bias dan 5 mitos dalam proses rekayasa sosial selama

 

Sosok dan Pemikiran
Minggu, 19 September 2021 08:00 WIB

Ketangguhan Membaca dan Menulis Seorang Riwanto Tirtosudarmo


Oleh: Anggi Afriansyah* Rabu, 15 September 2021 saya menerima pesan dari Pak Riwanto Tirtosudarmo. Dalam pesan itu ia mengirim sebuah buku Berjudul “Mencari