Rabu, 14 April 2021


Rabu, 20 Juni 2018 15:00 WIB

Sensasi Pedas 'Sate Setan' di Bernai Sarolangun

Reporter : Soni Setiawan
Kategori : Ragam Kuliner

Warung 'Sate Setan' milik Suryanti di Bernai Sarolangun yang selalu ramai dikunjungi pembeli/ foto: Soni Setiawan

Kajanglako.com, Sarolangun – Bagi anda penyuka kuliner nusantara, kalau anda jalan-jalan ke Kabupaten Sarolangun, jangan lupa untuk mencoba’Sate Setan’ di daerah Bernai. ‘Sate Setan’ terkenal dengan sensasi pedasnya.

Namanya yang unik dan terdengar horor justru membangkitkan rasa penasaran pada pembeli. Kira-kira apa yang istimewa dari sajian menu ‘Sate Setan’ ini.



Berbahan baku utama daging ayam dan paduan lontong yang disiram kuah sate, ternyata keistimewaan sate setan ini adalah rasanya yang pedas menggelegar, cukup untuk membuat peluh menetes dan bisa membuat kita minum bergelas-gelas air putih bagi karena rasa pedas yang merayapi lidah.

Pemilik warung ‘Sate Setan’, Suryanti mengatakan sejak warungnya dibuka pada tahun 2012 lalu, hingga kini warungnya itu selalu ramai pembeli.

Menurut Suryanti, nama ‘Sate Setan’ menjadi nama yang khas dan sesuai dengan rasanya.

“Itu karena saking pedasnya rasa sate buatan saya,” kata perempuan berusia 50 tahun ini.

Paduan bumbu pedas berwarna kuning keemasan dan beberapa tusuk sate dan lontong tampak menggoda. Aroma khas dari racikan bumbu utama makanan ini sangat menggoda indra penciuman. Aroma inilah yang memacu adrenalin anda untuk segera melahapnya.

Saat menggigit tusukan sate yang dipadu bumbu pedasnya langsung membuat mulut panas seketika, tapi tidak bisa dielakkan, lidah menginginkannya lagi dan lagi. Uniknya, rasa pedasnya tidak sampai membuat sate menjadi pahit dan kehilangan rasa gurih dari daging dan bumbunya.

Tak terasa, satu porsi ‘Sate Setan’ ludes tak bersisa. Peluh pun mengucur deras dari dahi, rongga mulut mulai kebanjiran air liur yang berusaha mengeluarkan sisa rasa pedas yang luar biasa keterlaluan dari rongga mulut.

Anda penasaran dengan sensasi pedas ‘Sate Setan’ racikan Suryanti?  Warungnya buka sekitar pukul 09.00 WIB. Tapi anda harus bersabar, karena antrian pembeli sudah ada sejak warung dibuka.

Untuk menikmati seporsi ‘Sate Setan’ anda tak perlu merogoh kocek dalam-dalam, karena harganya cukup terjangkau, Rp 10 ribu perporsi. Bisa dinikmati di tempat atau bungkus untuk dibawa pulang.

Di warungnya yang sederhana, Suryanti nyaris tidak sempat duduk. Selalu ada pembeli yang mengantri sehingga dirinya pun tidak kelihatan karena tertutup antrian pembeli yang mayoritas anak-anak muda. (kjcom)


Tag : #Kuliner #Sarolangun #Sate Setan



Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Selasa, 13 April 2021 16:09 WIB

Dhakidae, Cendekiawan dan Kekuasaan


Oleh: Fridiyanto* Daniel Dhakidae, seorang begawan ilmu sosial yang mungkin menurut saya tidak terlampau banyak dikenal di kalangan akademisi perguruan

 

Jumat, 09 April 2021 13:10 WIB

Warga SAD Bukit 12 Ikut Berkompetisi di Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Sarolangun mendaftarkan diri dalam penerimaan polisi di tahun 2021. Warga

 

Kamis, 08 April 2021 16:54 WIB

UN Ditiadakan, Asesmen Nasional Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Sekolah


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021 ini, Ujian Nasional yang biasanya menentukan kelulusan bagi siswa dan siswi baik SD, SMP maupun SMA sederajat,

 

Sejarah Jambi
Kamis, 08 April 2021 13:58 WIB

Cerita dari Daerah Jambi (2)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) 11. Kemudian diceritakan bahwa pada waktu, Mahmud Mahyuddin sendiri sedang berperang di Jambi. Perang

 

Kamis, 08 April 2021 12:15 WIB

Pemkab Merangin Bolehkan Tarawih dan Sholat Idul Fitri Berjamaah


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Bupati