Jumat, 24 September 2021


Rabu, 21 Maret 2018 08:47 WIB

Merasa Dipermainkan PT SKU, Ini Kata Warga Soal Penyanderaan Mobil Perusahaan

Reporter : Sonny Zuhyoen
Kategori : Berita Daerah

Suasana pertemuan mediasi di Kantor Rio Sungai Lilin yang tak dihadiri pihak PT SKU/ foto: Sonny

Kajanglako.com, Bungo - Masyarakat dua dusun di Kabupaten Bungo, yakni Dusun Lubuk Landai dan Dusun Sungai Lilin, Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas, dibuat kesal dan kecewa lantaran seperti dipermainkan oleh PT Satya Kisma Usaha (SKU) yang diduga telah merusak jalan warga.

Kekesalan warga bermula saat dijadwalkannya pertemuan antara masyarakat dan pihak perusahaan, namun saat berlangsungnya pertemuan, pihak Manajemen PT SKU tidak hadir dalam pertemuan di kantor Rio Sungai Lilin tersebut.



Dalam pertemuan yang dihadiri Camat Tanah Sepenggal Lintas, Kapolsek, Danramil, Dishub Bungo, Datuk Rio kedua dusun, tokoh masyarakat dan pemuda. Telihat tak satupun perwakilan PT SKU yang hadir.

Akhmad Ramadhan pemuda setempat menyayangkan sikap perusahaan yang sengaja bertele-tele dan tidak memiliki itikad baik untuk menyelesaikan masalah yang terjadi antara warga dengan PT SKU, padahal mediasi telah disepakati bersama sesuai dengan berita acara yang sudah ditandatangani.

“Kita sangat kecewa, padahal yang meminta pertemuan itu diadakan sesudah adanya kesepakatan adalah pihak perusahaan, namunnya nyatanya dari pihak perusahaan sendiri tidak satupun hadir. Bahkan tanpa alasan yang jelas, kita betul-betul kecewa dan merasa dibohongi,” kata Ramadhan.

Ungkapan kekecewaan dengan sikap Manajemen PT SKU juga disampaikan Camat Tanah Sepenggal Lintas, Endi. "Ya bukan hanya masyarakat, saya sebagai camat merasa tidak dihargai oleh pihak perusahaan," kata Endi kepada kajanglako.com.

Menurut warga, sebelum digelarnya mediasi dan pertemuan lanjutan dengan warga terkait rusaknya akses jalan yang dilintasi oleh mobil muatan sawit milik PT SKU, mobil milik perusahaan sempat disandera warga. Untuk menjamin agar kendaraan dilepas, pihak perusahaan bersedia mengikuti mediasi, tapi kenyataannya diluar dugaan.

Fauzan, pemuda lainnya mengatakan sebelum menemukan titik final sesuai dengan berita acara yang sudah disepakati bersama, warga tetap bersikeras akan menunggu pihak perusahaan untuk bisa mengikuti mediasi. (kjcom)


Tag : #Bungo #Konflik Warga #Konflik Perusahaan #Tanah Sepenggal Lintas



Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,