Rabu, 22 September 2021


Jumat, 15 September 2017 15:15 WIB

Dugaan Penyelewengan Dana Desa, 15 Kades Diincar Kejari

Reporter : Sonny
Kategori : Bungo

Wabup Bungo Syafrudin Dwi Afrianto saat dikonfirmasi sejumlah wartawan

Kajanglako.com, Bungo - Korupsi kian menggurita di Indonesia, tidak hanya di Pemerintah Pusat, tindak pidana korupsi juga mulai menggeregoti desa-desa. Gelontoran dana desa yang jumlahnya cukup menggiurkan memang membuat potensi korupsi dalam penggunaan dana desa ini semakin besar terjadi.

Di Kabupaten Bungo, 15 Kepala Desa telah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat lantaran diduga telah melakukan penyelewengan dana desa.



"Data yang masuk hingga hari ini, yang kami ketahui itu sudah 15 Kepala Desa yang dilaporkan ke Kejaksaan, semuanya aduan oleh masyarakat ,” ungkap Wakil Bupati Bungo Syafrudin Dwi Afrianto, saat ditemui diruang kerjanya, Jumat (15/9).

Disebutkan, 15 Kades yang dilaporkan rata-rata terindikasi melakukan mark up harga dan kuantitas barang saat melakukan pembangunan menggunakan dana desa. Hal itu, lanjut Wabup, merupakan salah satu penyakit korupsi yang kerap diadukan oleh masyarakat.

“Laporan yang masuk rata-rata mark up harga dan kuantitas. Misalnya dimahalkan dan beli barang 5 ngaku 8 dalam laporannya,” ungkap Wabup

Untuk saat ini, hasil koordinasi dengan pihak kejaksaan laporan itu sudah dilakukan penyelidikan dengan mengumpulkan data dan keterangan. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan dugaan korupsi penggunaan dana desa di sejumlah desa. 

Saat ditanya desa mana saja yang penggunaan dana desanya bermasalah, Wabup enggan menyebutkan lebih lanjut, ia hanya berkenan menjawab jumlah desa saja.

“Ya karena masih proses, kita belum bisa menyebutkan, desa-desa tersebut masih dalam pemeriksaan,” jawabnya singkat.

Melihat fakta itu, Anggota DPRD Bungo Komisi III Dharmawan saat dikonfirmasi via telpon menjawab kasus tersebut harus ditindak tegas dan adili yang bersalah.

"Inikan  jelas-jelas kasus merugikan negara dan masyarakat, saya minta pihak Kejaksaan harus mengusut terus dan tindak tegas sampai selesai," sebut Dharman. (kjcom)


Tag : #dana desa #bungo #korupsi



Berita Terbaru

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 12:51 WIB

Bersama TNI, Pemkab Sarolangun Sasar Vaksinasi untuk Remaja Diatas 12 Tahun


Kajanglako.com, Sarolangun – TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan vaksinasi gratis, Rabu, (21/09/2021). Kali ini, yang

 

Rabu, 22 September 2021 12:36 WIB

Pemkab Merangin Ingin Perangkat Desa Pahami Sistem Digitalisasi


Kajanglako.com, Merangin - Kapasitas dan kemampuan para perangkat desa harus terus ditingkatkan, terlebih untuk pemahaman sistem digitaliasi yang wajib

 

Perspektif
Minggu, 19 September 2021 22:27 WIB

Membaca Indonesia. Catatan Kecil Atas 50 Tahun Rekayasa Sosial: 5 Bias dan 5 Mitos


Oleh: Wahyu Prasetyawan* Riwanto Tirtosudarmo (selanjutnya Riwanto) dalam tulisannya membahas adanya 5 bias dan 5 mitos dalam proses rekayasa sosial selama

 

Sosok dan Pemikiran
Minggu, 19 September 2021 08:00 WIB

Ketangguhan Membaca dan Menulis Seorang Riwanto Tirtosudarmo


Oleh: Anggi Afriansyah* Rabu, 15 September 2021 saya menerima pesan dari Pak Riwanto Tirtosudarmo. Dalam pesan itu ia mengirim sebuah buku Berjudul “Mencari