Jumat, 24 September 2021


Kamis, 31 Agustus 2017 17:31 WIB

Ulah First Travel, Tabungan 20 Tahun Penjual Nasi Gemuk Ini Sia-Sia

Reporter : Ferdi
Kategori : Kota Jambi

Parmiliani Korban First Travel Biro Perjalanan Haji Dan Umroh Yang Merupakan Warga Kota Jambi (foto : Ferdi)

Kajanglako.com, Kota Jambi – Lagi, korban First Travel bertambah. Kali ini yang menjadi korban merupakan warga kota Jambi, RT 05 Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur.

Parmiliani (67), begitu nama lengkap biasa dipanggil. Ibu empat orang anak ini diketahui menjadi korban keganasan First Travel, salah satu perusahaan agent travel haji dan umroh.



Parmiliani diketahui belakangan batal berangkat ibadah haji tahun ini. Padahal dirinya telah menyetor sejumlah uang kepada First Travel sebagai tanda pembayaran keberangkatan haji.

“Saya tidak tahu kalau saya ini menjadi korban dari First Travel tersebut, karena saya tidak menyangka kalau biro perjalanan haji umroh itu telah menipu saya,” ujar Parmi saat ditemui awak media di rumahnya, Kamis (31/8/2017)

Menurut keterangan Parmiliani, dirinya telah menyetor uang senilai Rp 28 juta lebih. Mirisnya lagi, uang sebanyak itu diperolehnya setelah menabung selama 20 tahun lamanya. Maklum Parmiliani hanyalah seorang penjual nasi gemuk diwilayah kota Jambi.

Tak banyak yang dapat dilakukan Parmi saat ini, hanya kata pasrah lah yang dapat ia terima, karena selain merasakan kehilangan uang puluhan juta dari uang tabungannya itu, Parmi juga harus merasakan kesedihan akibat gagal dalam menjalani perintah Allah SWT untuk melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekkah.

“Ya rasanya hanya kata-kata pasrah lah yang saya terima kini, bukan masalah uang, tapi lebih dari itu, kesedihan yang saya rasakan karena tidak dapat melaksanakan perintah Allah SWT untuk dapat berangkat haji,” ungkap ibu tersebut dengan penuh haru.

“Sayo tau nyo dari siaran TV lah nak, kalau first travel itu telah menjadi para ribuan Jamaah Haji Indonesia, kalau tidak mengetahui dari tayangan TV Sayo tidak bakal tau jugo First Travel ini menipu”, ceritanya kepada kontributor kajanglakonews.com.

Hingga sekarang Parmi pun mengaku belum mendapatkan kepastian apakah uang yang sudah mereka setor tersebut akan kembali utuh atau tidak. Namun ia dan anaknya berusaha agar uang mereka bisa kembali dan merencanakan kembali untuk berangkat haji dengan travel lain.

“Kalau saya ini dak ada biaya lagi nak untuk ke Jakarta agar dapat memperjuangkan duit itu saya itu. Cuman Anak saya lah yang berusaha kesana,” tukasnya itu.

Sebagaimana diketahui, First Travel saat ini tengah menjalani proses hukum di Bareskrim Mabes Polri akibat kasus penipuan para ribuan jamaah haji di Indonesia. (Fer)


Tag : #Firs Travel #Penipuan #Umroh dan Haji



Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,