Rabu, 01 Desember 2021


Rabu, 13 Oktober 2021 15:42 WIB

Pimpin Rakor Forkopimda, Mashuri: Lubuk Bumbun Abrasi Oleh PETI

Reporter : Riyadi
Kategori : Berita Pemerintahan

Foto: Riyadi

Kajanglako.com, Merangin - Kondisi Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir yang mengalami abrasi dampak dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sudah sangat memprihatinkan.

Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin,  Mashuri ketika memimpin jalannya rapat koodinasi (Rakor) interen unsur Forkopimda Merangin di Ruang rapat kerja bupati Merangin, Rabu (13/10).



‘’Jadi abrasi yang terjadi di Desa Lubuk Bumbun itu tidak hanya mengikis lahan pertanian masyarakat, tapi juga kuburan-kuburan yang berada di bantaran Sungai Tabir itu, sudah banyak yang hanyut," ujar Bupati.

Ditegaskan Bupati, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja. Perlu dicari langkah-langkah dan jalan keluar dalam penyelesaiannya, sehingga daratan di Desa Lubuk Bumbun bisa diselamatkan.

‘’Bila ini kita biarkan, tidak menutup kemungkinan nanti seluruh daratan Desa Lubuk Bumbun yang berada di kawasan sungai itu akan habis jadi dangkal. Aliran sungai sudah tidak jelas lagi, karena berpindah-pindah akibat pendangkalan," terang Bupati.

Diakui bupati, maraknya aktivitas PETI di desa itu nyaris tak terbendung. Untuk  itu sinergitas penting dilakukan, guna bersama-sama bergerak menyalamatkan Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin dari PETI.

Sudah berbagai kali jelas bupati, dilakukan penertiban para pelaku PETI, tapi dampaknya terjadi gesekan dengan masyarakat.

‘’Kita tidak ingin gesekan itu terjadi lagi. Masak Pemerintah ribut dengan rakyatnya,’’ jelas Bupati.

Mashuri memberi solusi untuk menyetop suplay bahan bakar minyak ke lokasi PETI. Selain itu mengintai para cukong PETI yang masuk, lalu menangkapnya karena terjadinya Abrasi ini karena peran para cukong tersebut.

Terpisah Ketua DPR Merangin H Herman Effendi mengatakan, Pemkab Merangin masih memberi waktu kepada para pelaku PETI, agar sadar dan tidak lagi ‘bermain’ PETI. Jika tidak juga digubris, baru dilakukan penertiban besar-besaran.

‘’Para cukong PETI itu masuk ke Merangin lewat jalan tikus, ini yang perlu dicegat. Mari kita bersama secara beransur memberantas pelaku PETI, demi tanah air kita tercinta Kabupaten Merangin,’’ujar Herman Effendi. (Kjcom) 


Tag : #Merangin #PETI #Mashuri



Berita Terbaru

 

Rabu, 01 Desember 2021 12:49 WIB

Silahturahmi di Pasar Sarolangun, Mencuat Soal Penataan Pedagang Hingga Kafe Remang-remang


Kajanglako.com, Sarolangun - Kelurahan Pasar Sarolangun, Rabu (1/12), menggelar silahturahmi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama beserta tokoh adat dan

 

Selasa, 30 November 2021 21:19 WIB

Disiplin ASN Rendah, BKPSDM dan Pol PP Razia di Pintu Masuk Perkantoran


Kajanglako.com, Sarolangun - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sarolangun bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP

 

Selasa, 30 November 2021 16:59 WIB

Penertiban Aset Pemda Sarolangun, Empat Mobnas Mewah Ditarik Kejari


Kajanglako.com, Sarolangun - Empat mobil dinas terbilang mewah yang masih digunakan oleh mantan pejabat daerah Sarolangun, ditarik pihak Kejari Sarolangun. Mereka

 

Selasa, 30 November 2021 09:04 WIB

Mengamalkan Pancasila


Oleh: Yudi Latif * Saudaraku, mengamalkan Pancasila itu seperti memenuhi pesan shalat (sembahyang): dimulai dengan meninggikan Tuhan--takbiratul ihram--(Ketuhanan)

 

Jumat, 26 November 2021 16:21 WIB

BINDA Jambi Capai Target 2.250 Dosis Vaksin Covid-19 di Sarolangun


Kajanglako.com, Sarolangun - Badan Intelijen Negara Daerah Jambi (Binda Jambi) Kabupaten Sarolangun telah melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 secara