Sabtu, 16 Oktober 2021


Kamis, 23 September 2021 15:22 WIB

Di Hadapan Mendikbud Ristek, Al Haris Sampaikan Komitmen Kembangkan Candi Muaro Jambi

Reporter : Redaksi
Kategori : Inforial

Gubernur Al Haris saat menjelaskan Candi Muaro Jambi di depan Menteri Nadiem Makarim. (Foto:Humas)

Kajanglako.com, Muaro Jambi – Gubernur Jambi Al Haris menyampaikan komitmennya terhadap perkembangan candi Muaro Jambi. Menurut Al Haris, pemerintah Provinsi Jambi akan menjadikan kawasan Candi Muaro Jambi terkenal hingga ke dunia.

Komitmen tersebut disampaikan Al Haris langsung di hadapan Mendikbud Ristek Nadiem Makarim, saat sang menteri berkunjung ke Provinsi Jambi, Rabu, (22/09/2021).



Menurut Haris, Candi Muaro Jambi merupakan situs purbakala yang memiliki sejarah yang besar dan panjang. Bahkan kawasan ini terluas se Asia.

Candi Muaro Jambi merupakan situs purbakala yang banyak mempunyai sejarah. Atas nama Pemprov Jambi dan Pemkab Muaro Jambi merasa gembira dan bangga atas kehadiran Mas Menteri," katanya.

Haris menyatakan komitmen Pemprov Jambi dalam mengembangkan kawasan candi Muaro Jambi dengan mengembangkan situs tertentu dan metode pola sejarahnya.

“Karena ini ada sejarah, tentu ketika kita ingin membangun di percandian ini perlu memperhatikan nilai sejarah tersebut, jadi kita tidak boleh membangun tampa memperhatikan nilai sejarahnya, untuk itu kami juga akan menunggu Master Plan dari Kementerian," katanya.

Pemprov Jambi siap berbagi dalam bidang membangun percandian, juga Kabupaten Muaro Jambi, kata Haris mereka masih mengharapkan sebagai plot pembangunannya dari Kementrian Mendikbud Ristek, karena dalam penelitiannya kementrian lah yang lebih mengetahui nilai sejarahnya.

Menurut Haris, Candi Muaro Jambi merupakan Kawasan terbesar di Asia Tenggara dan membutuhkan dana yang besar untuk mengembangkannya."Untuk itu kami akan menyerahkan kepada Kementrian untuk dikembangkan, kami berharap candi Muaro Jambi bisa masuk proyek strategis nasional, karena percandian ini sejarah bagian dari pendidikan," ujarnya.

Haris mengatakan, hari ini dirinya melihat tidak hanya kampus- kampus yang ada hubungannya dengan agama, tetapi ke depan bisa dijadikan tempat belajar penelitian sains- sains bagi pelajar dan mahasiswa, karena candi Muaro Jambi ada sejarah yang bisa diteliti.

"Contoh penelitian batu bata nya sudah berapa tahun, atau asal usulnya dan pohon pohon yang besar ini bisa diteliti semua," jelasnya.

Sementara itu Nadiem menyampaikan, semenjak dirinya dilantik menjadi Menteri, dirinya sudah diingatkan oleh Dirjen Kebudayaan, untuk datang ke Muaro Jambi. "Alhamdulilah sekarang baru bisa hadir di Kabupaten Muaro Jambi, dikarenakan Covid-19 selama ini sangat mengganggu semua aktifitas kita," katanya.

Setelah dirinya datang ke Candi Muaro Jambi akhirnya Nadiem mengaku mengerti kenapa selama ini, Dirjen Kebudayaan terus mengajak untuk datang ke Candi Muaro Jambi. "Setelah dilihat betapa terpukau nya melihat situs yang berada di Candi Muaro Jambi, ini sangat luar biasa, juga pencerahannya juga sangat luar biasa," bebernya.

Nadiem menjelaskan ada beberapa konsep yang sangat unik di candi ini, salah satunya adalah pusat pendidikan ini adalah kampus yang berdiri sudah beberapa ratusan tahun yang lalu, yang kedua ini adalah kampus yang merdeka artinya murid murid datang dari berbagai negara seperti Cina, India untuk belajar dan menekuni ilmu yang berbagai macam lima prodia. 

“Interaksi situs-situs di Indonesia cukup kuat dan juga interaksi situs-situs diluar Indonesia seperti di India yang ternyata situsnya banyak mirip dengan situs yang ada di Muaro Jambi, luasnya juga sangat luas, dengan luasnya lokasi Candi ini tentunya kami akan memperjuangkan anggarannya di pusat, dengan situasi saat ini Covid-19 semua anggaran sudah terpusat untuk Covid,” terangnya.

Nadiem juga mengatakan bahwa dirinya akan memperjuangkan anggaran untuk Candi Muaro Jambi. “Nantinya saya akan menghadap Presiden, akan menceritakan semua apa yang saya lihat hari ini tentang situs situs di Candi Muaro Jambi, dan apa potensi yang bisa dijadikan realita di Candi ini," tambahnya.

"Harapan kita bersama candi Muaro Jambi bisa mendapatkan consensus, bahwa Muaro Jambi di jadikan salah satu area prioritas destinasi wisata, dengan tentu waktu yang begitu panjang," kata Nadiem. (Kjcom/*)


Tag : #jambi #candi muaro jambi #nadiem makarim #mendikbud #mas menteri



Berita Terbaru

 

Jumat, 15 Oktober 2021 23:49 WIB

Ketum APKASI Sutan Riska Tuanku Kerajaan Masuk Bursa Capres 2024 dari PDI-P


Kajanglako.com, Jakarta - Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Sutan Riska Tuanku Kerajaan, masuk dari 11 nama  Bursa

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:59 WIB

Bupati Merangin Raih Penghargaan APE 2021


Kajanglako.com, Merangin - Bupati Merangin, Mashuri meraih penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) 2021, Kategori Madya (Pengembang) dari Kementerian

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:52 WIB

Cek Endra: Kesadaran Warga untuk Vaksin Masih Kurang


Kajanglako.com, Sarolangun - Kabupaten Sarolangun terbilang sukses dalam menekan angka penyebaran pandemi Covid-19. Saat ini penderita Covid-19 di Sarolangun

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:42 WIB

Pimpin Rakor Forkopimda, Mashuri: Lubuk Bumbun Abrasi Oleh PETI


Kajanglako.com, Merangin - Kondisi Desa Lubuk Bumbun Kecamatan Margo Tabir yang mengalami abrasi dampak dari aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

 

Rabu, 13 Oktober 2021 15:34 WIB

Longsor, Akses Warga Bathin Pengambang Putus


Kajanglako.com, Sarolangun - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Batang Asai pada Senin malam, memicu longsor yang terjadi di beberapa titik di wilayah