Kamis, 16 September 2021


Sabtu, 24 Juli 2021 23:47 WIB

Dugaan Kecurangan Pilkades Desa Mersip Mencuat

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kasak-kusuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 15 Juli 2021 lalu mulai mencuat ke permukaan. Tidak semua peserta menerima hasil dengan legowo.

Dugaan adanya kecurangan dan pelanggaran dalam pelaksanaan Pilkades mulai dihamparkan ke hadapan publik. Seperti pelaksanaan Pilkades Desa Mersip Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun.



Firmansyah ketua tim salah satu calon Kades Mersip buka suara. Desmerian yang merupakan salah satu calon kades merasa dicurangi oleh Panitia Pilkades dengan dugaan beberapa pelanggaran, seperti Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Pilkades Desa Mersip serta pendataan DPS diduga tidak mengacu pada Peraturan Bupati (PERBUB) Sarolangun Nomor 6 Tahun 2020.

"Kita menduga dalam Pantarlih panitia tidak mengacu pada ketentuan Perbup nomor 6 tahun 2020 tentang pemilihan Kepala Desa," jelas Firman, tim pemenangan calon Kades nomor urut 03.

Tidak hanya soal Pantarlih, Firmansyah  menjelaskan calon Kades nomor urut 01 Desmiran memprotes penetapan DPT hingga Dinas PMD Sarolangun disurati, namun tidak ada tanggapan.

"Kita coba protes DPT hingga surati Dinas PMD, namun tidak direspon, kenapa?" ulas Firmansyah.

Tidak hanya itu Panitia Pilkades Desa Mersip diduga tidak mengedepankan musyawarah dalam penetapan keputusan, namun selalu memutuskan sendiri. Muncul dugaan kuat jika Panitia Pilkades terindikasi melakukan Pungli terhadap masing-masing Calon Kepala Desa yang akan bertarung.

"Kita punya bukti otentik, pelaksanaan Pilkades diwarnai berbagai macam kecurangan, bahkan calon dimintai uang oleh panitia Pilkades dengan jumlah cukup fantastis," terang Firmansyah.

Masih kata Firman, "Kita temukan daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pilkades Desa Mersip banyak warga yang berhak memilih tidak terdaftar dalam DPT. Selain itu adanya warga identitas luar masuk dalam pemilihan serta terdapat pemilih belum cukup umur".

Setelah pemilihan, dalam rapat pleno penetapan Kades terpilih, Desmiran calon Kades nomor urut 01 dan Saudi  nomor urut 03  tidak dilibatkan, sementara formulir keberatan (C6) tidak pernah diberikan panitia pada pasangan calon nomor urut 01 maupun 03.

"Kita tidak pernah diberikan panitia Pilkades formulir keberatan (C6), jadi seolah kita menerima saja," kesalnya.

"Indikasi kecurangan dan semua bukti otentik kita kumpulkan dan telah kita buat laporan di kepolisian," sebutnya.

Pilkades Desa Mersip, Kecamatan Limun Kabupaten Sarolangun, 15 Juli 2021, diketahui terdapat tiga pasang calon. Pemilihan dimenangkan calon Kades Suhaimi nomor urut dua.

Berdasarkan hasil perolehan suara Desmiran nomor urut 01 memperoleh 167 suara, Suhaimi nomor urut 02 memperoleh 264 Suara sementara Saudi nomor urut 03 memperoleh 250 Suara dan suara tidak sah terdapat 7 Suara.

Sementara media ini belum dapat meminta keterangan Panitia Pelaksana Pilkades terkait adanya indikasi kecurangan tersebut. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Buku Mencari Indonesia
Kamis, 16 September 2021 14:44 WIB

Mencari Indonesia: Laku Pikir Riwanto Tirtosudarmo "Pasca-Cornell"


Oleh: Gutomo Bayu Aji* Dalam kurun waktu empat belas tahun terakhir, Riwanto Tirtosudarmo setidaknya telah menerbitkan tiga buku yang diberi judul berseri.

 

Rabu, 15 September 2021 16:30 WIB

6 Manfaat Bermain Lego Bagi Berbagai Kalangan Usia


  Kajanglako.com - Lego merupakan sebuah game puzzle yang sangat menyenangkan untuk dimainkan. Biasanya lego adalah mainan untuk anak berusia balita

 

Selasa, 14 September 2021 12:36 WIB

Diduga Buronan Narkoba Hanyut di Sungai Saat Dikejar Petugas


Kajanglako.com, Bungo - Diduga seorang pelaku pengguna Narkoba dikabarkan hanyut di Sungai Batang Tebo, sekira pukul 17:55 WIB. Berusaha selamatkan diri

 

Senin, 13 September 2021 11:33 WIB

Gelapkan Mobil, Warga Desa Dusun Dalam Sarolangun Terancam 4 Tahun Penjara


Kajanglako.com, Sarolangun - Kepolisian Unit Reskrim Polsek Bathin VIII, Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pelaku AR (36) Tahun Warga Desa

 

Cafe dan Perempuan
Minggu, 12 September 2021 20:54 WIB

Cafe, Gaya Hidup dan Aktualisasi Perempuan


Oleh: Nor Qomariyah* Belakangan ini marak kita jumpai di berbagai tempat, mulai jalanan kecil kompleks perumahan hingga jalan koridor utama, kedai kopi