Jumat, 24 September 2021


Minggu, 18 Juli 2021 13:01 WIB

Tronton Muatan Besar Terus Melintas, Longsor Terus Kikis Badan Jalan Lintas Sumatera

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Jalan Lintas Sumatera Jambi - Sarolangun, nyaris lumpuh akibat longsor di badan jalan karena abrasi Sungai Batang Tembesi. Longsor telah melebihi setengah badan jalan lintas di Desa Batu Ampar, Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun, sementara pekerjaan pembuatan turap terkesan lamban.

Pembuatan turap yang dimulai awal tahun 2021, terkesan lamban dan jalan di tempat, akibatnya longsor semakin parah dan nyaris jalan lintas tengah tersebut putus.



Di lokasi pekerjaan turap Jalan Lintas Sumatera Jambi - Sarolangun, terpampang spanduk yang boleh melintas hanya muatan berkapasitas 8 ton, sementara kendaraan tronton bermuatan puluhan ton terus melintas. Hal ini berdampak jalan semakin amblas dan terus mengalami longsor.

Longsor terus terjadi bila kendaraan tronton bertonase tinggi  yang melintas, karena beban jalan tidak lagi sepadan dengan kapasitas muatan kendaraan di atasnya.

Tidak sedikit pengguna jalan yang menghawatirkan kondisi jalan yang semakin tidak stabil. Kekhawatiran mereka, bisa saja sewaktu-waktu di saat melintas di atas badan jalan, tanah kembali longsor.

Sebelumnya, terdapat sebuah mobil bermuatan amblas di bahu jalan yang ditimbun bebatuan. Kondisi ini diakibatkan lambannya pekerjaan turap dan terindikasi tidak adanya penegasan pengawasan pekerjaan. Akibat kondisi jalan yang rusak, tidak sedikit kendaraan pengangkut sembako terhambat.

Pasaribu, pengguna jalan mengaku terganggu dan khawatir karena pekerjaan dinilai lamban, akibatnya menghambat laju jalur lintas.

"Kita khawatir bang lewat sini, longsornya sudah melebihi setengah jalan lintas, ini kalau saya lihat kontraktor pekerjaan yang tidak jelas dan lamban," kata Pasaribu.

Kekhawatirannya ditambah dengan mobil muatan yang melebihi kapasitas 8 ton yang terus melintas, sehingga pergeseran jalan terus terjadi. 

"Ini kan muatan maksimal 8 ton, tapi saya lihat tronton muatan 35 ton terus melintas, ini membahayakan pengguna jalan lainnya. Saya harap Dinas Perhubungan dapat mengambil solusi, agar jalan ini tidak dilintasi mobil tronton bermuatan besar," jelas pengendara tersebut.

Selain pengerjaan proyek yang terkesan lamban, dari pantauan di lapangan, terlihat pekerja yang mengerjakan proyek turap tidak menggunakan pengamanan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) seperti, helm, sepatu pengaman, serta sarung tangan. Ditakutkan sewaktu-waktu bisa saja longsor terjadi, sementara pekerja proyek bekerja tepat di bawah longsor. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,