Jumat, 24 September 2021


Sabtu, 10 Juli 2021 02:22 WIB

Inspektur Inspektorat Sarolangun Dipanggil Kejari, Kasus Mark Up DD Desa Lidung Terus Bergulir

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Hukrim

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kepala Inspektorat Sarolangun Muslihadi dipanggil Kejaksaan Negeri Sarolangun pada Kamis (08/07), terkait adanya pernyataannya yang mengatakan "Bila diberikan kewenangan, Inspektorat akan menetapkan tersangka setiap hari". Pernyataan ini diucapkan Muslihadi selaku Inspektur saat audiensi Inspektorat dan Ikatan Wartawan Sarolangun (IWS) pada Senin (05/07) lalu.

Usai mencuatnya pernyataan tersebut, Muslihadi dipanggil Kejaksaan Negeri Sarolangun disebut untuk menjelaskan maksud dari perkataannya. Dalam klarifikasinya, Muslihadi menjelaskan pernyataan tersebut dikatakannya sambil bercanda.



"Saya sudah klarifikasi, pernyataan saya itu sambil bercanda," sebut Muslihadi.

"Saya tidak menduga Kejaksaan lamban bekerja, tapi kalau diminta laporan terkait adanya kerugian negara kita berikan," jelas Inspektur Muslihadi.

Sementara, Abdul Haris Kasi Pidsus Kejari Sarolangun, saat dimintai keterangan mengenai Kepala Inspektorat tidak mau berkomentar terkait klarifikasi inspektur akibat adanya pernyataan yang membuat gerah kejaksaan.

"Kalau soal itu kita tidak mau berkomentar lah," kata Haris.

Abdul Haris menjelaskan, terkait Desa Lidung yang ditemukan adanya kerugian negara akibat proyek jalan rigit beton yang bersumber dari Dana Desa tahun 2019, dengan pagu anggaran sebesar 6.27 juta rupiah dengan panjang 840 meter, dalam perkembangannya akan ditetapkan sebagai tersangka.

"Terkait perkembangan desa lidung kita akan lakukan ekspose  penetapan tersangka," jelas Abdul Haris, Kasi Pidsus Kejari Sarolangun.

Soal perkembangan kasus Mark Up penggunaan anggaran DD Desa Lidung, kata Abdul Haris, Kejari hanya minta penghitungan kerugian negara dari BPKP RI perwakilan Jambi yang sudah keluar. "Kita minta penghitungan kerugian melalui BPKP RI perwakilan Jambi bukan Inspektorat," tegasnya.

"Kami melakukan penegakan hukum tetap dijalankan, tidak menunggu apapun itu. Kami menjalankan tugas sesuai prosedur dan aturan yang berlalu," tutup Haris. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,