Kamis, 16 September 2021


Kamis, 24 Juni 2021 15:22 WIB

Kasus Korupsi DD Desa Lidung, Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Hukrim

Abdul Haris Kasi Pidsus Kejari Sarolangun / foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus dugaan korupsi dana desa (DD) Desa Lidung Kecamatan Sarolangun Kabupaten Sarolangun pada tahun 2019 lalu, mulai menemukan titik terang.

Dalam waktu dekat Kejari Sarolangun akan melakukan ekspose dan segera menetapkan tersangka. Kejari juga akan mengumumkan  besaran kerugian negara yang disebabkan oleh pembuatan jalan rabat beton sepanjang 840 meter tersebut.



Kuat dugaan ada mark up biaya dalam pembuatan jalan rabat beton yang bersumber dari dana desa (DD) Desa Lidung dengan pagu anggaran sebesar 627 juta rupiah, sehingga telah merugikan negara.

Pada saat penganggarannya, yakni tahun 2019, kuasa anggaran saat itu kepala desa dijabat oleh He dan dilaksanakan pembangunannya oleh Pejabat Kades Lidung yakni Ha.

Satu tahun sejak dimulai proyek jalan rabat beton Desa Lidung Kecamatan Sarolangun, pada masa akhir jabatan Kepala Desa He, ada kecurigaan penggelapan dana desa. Dugaan mark up penyimpangan pembangunan jalan rigid beton sepanjang 840 meter dengan pagu anggaran 627 juta pada tahun 2019. Penggunaan anggaran DD ini juga telah diperiksa oleh BPK RI perwakilan Jambi dan ditemukan adanya kerugian negara.

Abdul Haris Kasi Pidsus Kejari Sarolangun  kepada wartawan menjelaskan, setelah melalui pemeriksaan BPK RI perwakilan Jambi, terdapat kerugian negara dari kegiatan jalan rabat beton dan dalam waktu dekat akan segera ditetapkan tersangka kerugian dana desa Desa Lidung.

"Kita sudah menerima hasil pemeriksaan BPK RI perwakilan Jambi, didapatkan adanya kerugian negara, dalam waktu dekat kita adakan ekspose kasus tersebut," sebut Abdul Haris. 

Sayangnya Abdul Haris belum mau membeberkan berapa kerugian negara yang diakibatkan kegiatan tersebut. Haris berjanji akan menyampaikan dalam waktu dekat dalam ekspose penetapan tersangka.

"Kita belum bisa menyebutkan berapa kerugian negara, akan kita sampaikan dalam penetapan tersangka nantinya besaran kerugian negara tersebut," sebutnya.

Sementara berdasarkan informasi yang beredar, kerugian negara yang disebabkan oleh mark up anggaran proyek jalan rabat beton Desa Lidung Kecamatan Sarolangun tersebut setelah diperiksa BPK RI Jambi, diduga mencapai di atas 2 ratus juta rupiah. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Buku Mencari Indonesia
Kamis, 16 September 2021 14:44 WIB

Mencari Indonesia: Laku Pikir Riwanto Tirtosudarmo "Pasca-Cornell"


Oleh: Gutomo Bayu Aji* Dalam kurun waktu empat belas tahun terakhir, Riwanto Tirtosudarmo setidaknya telah menerbitkan tiga buku yang diberi judul berseri.

 

Rabu, 15 September 2021 16:30 WIB

6 Manfaat Bermain Lego Bagi Berbagai Kalangan Usia


  Kajanglako.com - Lego merupakan sebuah game puzzle yang sangat menyenangkan untuk dimainkan. Biasanya lego adalah mainan untuk anak berusia balita

 

Selasa, 14 September 2021 12:36 WIB

Diduga Buronan Narkoba Hanyut di Sungai Saat Dikejar Petugas


Kajanglako.com, Bungo - Diduga seorang pelaku pengguna Narkoba dikabarkan hanyut di Sungai Batang Tebo, sekira pukul 17:55 WIB. Berusaha selamatkan diri

 

Senin, 13 September 2021 11:33 WIB

Gelapkan Mobil, Warga Desa Dusun Dalam Sarolangun Terancam 4 Tahun Penjara


Kajanglako.com, Sarolangun - Kepolisian Unit Reskrim Polsek Bathin VIII, Polres Sarolangun berhasil mengamankan seorang pelaku AR (36) Tahun Warga Desa

 

Cafe dan Perempuan
Minggu, 12 September 2021 20:54 WIB

Cafe, Gaya Hidup dan Aktualisasi Perempuan


Oleh: Nor Qomariyah* Belakangan ini marak kita jumpai di berbagai tempat, mulai jalanan kecil kompleks perumahan hingga jalan koridor utama, kedai kopi