Jumat, 24 September 2021


Senin, 31 Mei 2021 18:38 WIB

Aniaya Nenek Sendiri, Seorang Remaja di Pauh Diamankan Polisi

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Hukrim

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Seorang remaja di RT 04 Pauh Ulu, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, tega menganiaya neneknya sendiri menggunakan gagang sapu yang terbuat dari besi.

Adalah Nenek Asma yang dianiaya oleh cucunya sendiri, yakni Togar Wilson Hutagalung alias Yoga berusia 19 tahun. Akibat penganiayaan nenek beruasia 80 tahun tersebut menderita luka memar dan luka robek di bagian tangan kanan korban.



Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiyono melalui Kapolsek Pauh AKP Maskat Maulana mengatakan, kejadian pada hari Jum’at 26 September 2020 sekira pukul 12.00 WIB, di rumah korban di RT 04 Pauh Ulu Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun.

Kronologi kejadian, lanjut Kapolsek, pada saat korban sedang menyapu teras rumah, cucu korban atas nama Yoga keluar dari rumah dan mengampiri korban lalu menanyakan dimana tukul besi (palu). Kemudian korban menjawab tidak tahu. Tiba-tiba tanpa sebab pelaku yang juga cucu korban marah dan mengatakan korban mencuri tukul besi tersebut.

“Kemudian cucu korban memukul korban selaku neneknya dengan menggunakan gagang sapu yang terbuat dari besi. Kemudian pelaku langsung melarikan diri meninggalkan rumah korban,” terangnya.

Korban yang tidak terima atas perlakuan cucunya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pauh pada Jum’at 28 Mei 2021 sekira pukul 18:30 WIB. Unit Reskrim Sek Pauh mendapatkan informasi dari sumber informasi bahwa pelaku yang sudah melarikan diri beberapa bulan sering bermain ke rumah sumber informasi.

“Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Pauh langsung menuju ke rumah sumber yang berada di Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun. Setelah mengetahui keberadaan pelaku Unit Reskrim Polsek Pauh langsung mengaman kan dan membawa terlapor/pelaku ke Polsek Pauh untuk diproses lebih lanjut,” tambahnya.

Selain pelaku juga diamankan barang bukti berupa 1 buah sapu dengan gagang patah terbuat dari besi berwarna silver dan satu lembar surat Visum Et Revertum Puskesmas Kecamatan Pauh Nomor: 180/ 425/XI/ 2020, yang berisikan pemeriksaan pelapor dengan hasil luka robek pada tangan sebelah kanan P ± 1,5 cm, L ± 0,5 cm, dan D ±0,5 cm, Memar pada tangan sebelah kanan P ± 5cm, L ± 0,5cm.

“Atas perbuatannya, Pelaku dikenakan Pasal 351 Ayat (1) KUHPidana dengan hukuman pidana penjara paling lama dua tahun delapan bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah,” ungkap Kapolsek. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,