Jumat, 24 September 2021


Jumat, 28 Mei 2021 12:56 WIB

Geruduk Kejari Sarolangun, Pendemo Minta Kajari Segera Usut Kasus Korupsi DD dan P2DK 6 Desa

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan Hukrim

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Belasan masyarakat didampingi Investigation Crime Corruption Republik Indonesia LSM (ICC – RI) geruduk kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sarolangun. Mereka menuntut kinerja Kajari dalam pengusutan dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) dan dana P2DK di enam desa yang dilaporkan sejak 2018-2019 lalu.

Pendemo menuding Kejari tidak bekerja dan dianggap mandul menangani kasus kerugian yang bersumber dari Dana Desa dan P2DK di Sarolangun.



Massa aksi mempertanyakan laporan Badan Hukum ICC – RI atas dugaan Korupsi Dana Desa (DD) dan Dana P2DK Tahun Anggaran 2018 – 2019 di enam desa. Mereka meminta Kajari segera melakukan proses penyelidikan terhadap laporan tersebut.

Darmawan selaku korlap aksi Dalam orasinya, mendesak Kajari dan Kasi Pidsus untuk segera mengusut tuntas kasus ini, jika tidak mampu menangani dan menindak kasus tersebut pendemo harap Kajari segera mengundurkan diri.

"Kami mendesak Kajari dan kasi pidsus Kejari Sarolangun segera menindaklanjuti laporan dugaan korupsi Dana Desa dan dana P2DK di enam desa, bila tidak mampu segera mundur," sebut Darmawan dalam orasinya.

Setelah aksi damai di halaman kantor Kejari, pendemo yang berotasi di halaman Kejari,   disambut Kajari Sarolangun Bobby Ruswin didampingi  Kapolsekta Sarolangun AKP S. Berutu dan puluhan anggota polisi.

Darmawan  menegaskan, jika laporan terkait dugaan korupsi 6 Desa tersebut sudah hampir 1 tahun belum ada kepastian hukum.

“Tanggal 22 Juni 2020 kita masukkan laporan dugaan korupsi 6 desa, namun kini sudah masuk bulan Mei 2021 belum ada kepastian hukum," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan dan menilai jika Kajari Sarolangun lambat dalam menindaklanjuti laporan dugaan korupsi tersebut. Darmawan bahkan mengancam akan mengadakan aksi dengan jumlah massa besar ke Kejati Jambi.

“Kami tunggu secepatnya tindakan Kajari Sarolangun, bila tidak kami akan aksi lebih edar di Kejati Jambi," sebut Darmawan.

Menanggapi hal ini, Kajari Sarolangun Bobby Ruswin mengatakan, pihaknya menyambut baik kedatangan pendemo. Bobby mengapresiasi apa yang mereka sampaikan dan akan segera mengumpulkan data untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kita akan segera mengumpulkan data-data untuk melihat sejauh mana permasalahan ini,” kata Kajari.

Terkait dengan laporan yang sudah satu tahun, Kajari menjelaskan jika memang ada hal-hal yang dinilai belum tuntas dan akan segera dilengkapi. "Kita akan berkoordinasi dengan inspektorat maupun dari pihak terkait sejauh mana progresnya," ujarnya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,