Senin, 21 Juni 2021


Jumat, 07 Mei 2021 20:31 WIB

35,6 Persen Masyarakat Menolak Divaksin, Ini Alasannya

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Nasional

Foto: istimewa

Kajanglako.com, Jakarta - Pusat Polling (Puspoll) Indonesia merilis hasil survei tentang “Pandemi, Mudik, dan Distribusi Ekonomi”, Jumat, (7/5/2021). Salah satu hasil survei tersebut menunjukkan cukup signifikan jumlah masyarakat kirang dan tifak bersedia mengikuti vaksinasi dari pemerintah, meskipun gratis.

“Yang juga menarik, 35,6 persen masyarakat menolak untuk divaksin," ujar Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia Muslimin Tanja.



Muslimin mengatakan, memang dari survei yang dilakukan lebih saparuh responden bersedia divaksin, yakni 21,6 % sangat bersedia dan 37,6 % cukup bersedia. Jika ditotal, ada sekitar 59,2 % masyarakat yang bersedia divaksin gratis oleh pemerintah. Namun jumlah yang tifak bersedia atau menolak, cukup signifikan.

“Alasan masyarakat tidak mau divaksin, yang paling banyak karena takut terhadap efek samping vaksinasi, yakni berjumlah 56,8 %,” katanya

Sementara, alasan lainnya adalah ragu terhadap tingkat efektivitas vaksinasi sebanyak 30,5 %. Takut vaksin tidak halal sebanyak 8,8%.

Survei ini menggunakan sampel sebanyak 1600 responden yang dipilih secara acak  dengan menggunakan metode multistage random sampling, dengan memperhatikan urban/rural dan proporsional antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi. Dalam survei ini, margin of error +/- 2,5% pada tingkat kepercayaan 95%.

Proses pengumpulan data dilaksanakan mulai 21-30 April 2021 melalui wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terstruktur. (Kjcom)


Tag : #Puspoll #Covid-19 #Vaksin #Survei #Muslimin



Berita Terbaru

 

Senin, 21 Juni 2021 12:07 WIB

Pesan H Al Haris kepada ASN Merangin Sebelum Dilantik Jadi Gubernur Jambi


Kajanglako.com, Merangin - Dalam minggu ini rencananya Bupati Merangin H Al Haris, yang unggul dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU), akan dilantik

 

Warisan Dunia Ombilin Sawahlunto
Sabtu, 19 Juni 2021 04:12 WIB

Dari Lubang Tambang Mbah Soero Ke Puncak Cemara Sawahlunto


Oleh: Jumardi Putra* Terperangah, kalau bukan saya dibuat takjub. Bagaimana tidak. Sebuah kota mati yang terletak di lembah sempit di sepanjang pegunungan

 

Rabu, 16 Juni 2021 20:31 WIB

Prokes Ketat di Sekolah, Helmi: Bila Ada yang Terpapar Covid-19, Kita Hentikan


Kajanglako.com, Sarolangun - Pelaksanaan Sekolah tatap muka di Kabupaten Sarolangun, berjalan baik dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Dinas

 

Rabu, 16 Juni 2021 14:35 WIB

Helat Muswil Akhir Juli, KAHMI Jambi Cari Pengganti Maulana


Kajanglako.com, Jambi - Setelah 5 tahun kepemimpinan dr Maulana, Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni HMI (KAHMI) Provinsi Jambi kembali akan mengelar Musyawarah

 

Cagar Budaya
Sabtu, 12 Juni 2021 11:16 WIB

Menapaki Kota Tua Tambang Batubara Sawahlunto


Oleh: Jumardi Putra* Hari elok ketiko baik, begitu bunyi penggalan seloko Jambi. Jumat, 10 Desember 2020 adalah hari baik (kalau bukan istimewa) buat saya