Selasa, 13 April 2021


Kamis, 28 Januari 2021 09:13 WIB

Dukung Berantas PETI, Kades Harap Pemerintah Legalkan Menjadi Tambang Rakyat

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Warga bersama aparat saat melakukan uapaya pemberantasan PETI di Sarolangun (Foto:kajanglako/Riadi)

Kajanglako.com, Sarolangun - Aksi pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan hutan lindung Lubuk Bedorong yang merusak aliran sungai Muara Limun di dukung penuh Kepala Desa dan masyarakat, mereka mendukung tim gabungan dalam pemberantasan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin atau PETI di kecamatan limun serta dalam wilayah Kabupaten Sarolangun.

Kepala desa panca karya kecamatan Limun Saidina Ali mengatakan pihaknya sangat mendukung langkah persuasif yang di lakukan tim gabungan  dalam upaya pemberantasan PETI yang menggunakan alat berat.



"Kita sangat mendukung aktifitas pemberantasan PETI dengan cara persuasif atau  pendekatan yang menggunakan alat berat." kata Saidina Ali

Dijelaskan Ali dalam upaya pemberantasan peti polisi berhasil mengeluarkan belasan alat berat yang keluar dan berada di didesanya tersebut, bukan beroperasi di wilayahnya namun melakukan aktivitasnya di wilayah desa lubuk bedorong, semua pemilik alat berat tersebut  bukan milik warga desanya.

"Kita sangat mendukung dan 13 alat berat yang dikeluarkan mereka sebahagian beroperasi di kawasan hutan lubuk bedorong," sambung Saidina.

Selain itu Saidina Ali berharap pemerintah memberikan solusi, karena warga mencari nafkah dari hasil tambang tersebut, selain itu pemerintah berikan izin untuk menjadikan tambang rakyat yang memiliki izin operasional.

"Kita harap tambang emas ini ada izin dan dilegalkan untuk dijadikan tambang rakyat," jelasnya

Sementara itu  warga desa Panca Karya,  Mubarok salah satu pemilik alat berat mengatakan, masyarakat sebagai pelaku penambangan emas tanpa izin sudah sangat koperatif dan mendukung tim gabungan untuk memberhentikan aktivitas penamabangan namun ia meminta kepada pemerintah maupun TNI dan Polri untuk memberikan solusi, karena selama ini masyarakat bekerja dalam mencari emas,untuk memenuhi kebutuhan nafkah rumah tangga, apalagi harga karet yang dalam sepuluh tahun terahir terjun bebas.

"Kita sangat mendukung langkah tim dalam pemberantasan peti dengan cara persuasif, tapi pikirkan juga warga yang mencari nafkah dari sini, untuk itu kita harap pemerintah segera melegalkan menjadi tambang rakyat" sebut Mubarok

Kapolres Sarolangun AKBP Sugeng Wahyudiono menjelaskan akan membantu masyarakat untuk mendapatkan izin dari operasional penambangan emas tanpa izin  dialihkan menjadi tambang rakyat, karena menurut Kapolres langkah penindakan hukum tidak menyelesaikan persoalan.

"Kita semua akan bantu menjadikan Tambang Emas Tanpa Izin ini agar memiliki izin dan menjadi tambang rakyat agar semua dapat terpantau dengan baik, karena kita tahu PETI dalam penegakan hukum tidak efektif dan menjadikan situasi Kamtibmas tidak kondusif," kata Kapolres. (Kjcom)


Tag : #jambi #sarolangun #peti #tambang emas tanpa izin



Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Selasa, 13 April 2021 16:09 WIB

Dhakidae, Cendekiawan dan Kekuasaan


Oleh: Fridiyanto* Daniel Dhakidae, seorang begawan ilmu sosial yang mungkin menurut saya tidak terlampau banyak dikenal di kalangan akademisi perguruan

 

Jumat, 09 April 2021 13:10 WIB

Warga SAD Bukit 12 Ikut Berkompetisi di Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Sarolangun mendaftarkan diri dalam penerimaan polisi di tahun 2021. Warga

 

Kamis, 08 April 2021 16:54 WIB

UN Ditiadakan, Asesmen Nasional Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Sekolah


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021 ini, Ujian Nasional yang biasanya menentukan kelulusan bagi siswa dan siswi baik SD, SMP maupun SMA sederajat,

 

Sejarah Jambi
Kamis, 08 April 2021 13:58 WIB

Cerita dari Daerah Jambi (2)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) 11. Kemudian diceritakan bahwa pada waktu, Mahmud Mahyuddin sendiri sedang berperang di Jambi. Perang

 

Kamis, 08 April 2021 12:15 WIB

Pemkab Merangin Bolehkan Tarawih dan Sholat Idul Fitri Berjamaah


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Bupati