Selasa, 13 April 2021


Minggu, 06 Desember 2020 15:02 WIB

Jelma Daya Ivan Geofany Warnai Jambi Fashion Festival 2020

Reporter :
Kategori : Ragam

Jambi Fashion Festival 2020

Oleh: Wenny Ira R

Bertempat di ruang Ebony BW Luxury, Kota Jambi, Jambi Fashion Festival 2020 (JFF 2020) dihelat (Sabtu, 5/12/20). Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada perhelatan yang ke-lima  JFF 2020 ini, Ivan Geofany masih turut hadir mewarnai panggung peragaan busana yang dihelat oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Jambi.



Ivan Geofany merupakan perancang busana yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Pada tahun 2020 ini, Ivan yang juga berhasil membawa rancangan busananya pada acara Palembang Fashion Week 2020, ia bekerjasama dengan Dewan kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan mengangkat kekayaan kain tradisional setempat yang berupa tenun songket bermotif kawai kanduk dan kayu aro.

Motif  kawai kanduk dan kayu aro pada kain tenun songket tersebut banyak berupa burung, flora dan sejenisnya. Kain ini merupakan kain adat yang biasa digunakan oleh masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Namun tak hanya dikenakan sebagai busana adat, kain tenun ini juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari baik sebagai hiasan, sarung bantal dan lain-lain.

Menonjolkan tenun songket bermotif kawai kanduk dan kayu aro khas Kabupaten Ogan Kamering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan, Ivan Geofany mengaplikasikan keindahan kedua motif kain tenun songket tersebut pada delapan belas rancangan busananya yang diperagakan di atas panggung JFF 2020 dengan tema “Jelma Daya”.

Ket: Jambi Fashion Festival 2020.

Jelma Daya merupakan merupakan nama suku pada kelompok masyarakat yang terdapat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Suku ini berdasarkan Wikipedia, merupakan klan suku Lampung yang sama dengan suku Komering. Mereka hidup di Kabupaten Ogan Komering Ulu yang berbatasan dengan Provinsi Lampung. Sepanjang alirang sungai Komering merupakan wilayah menetap mereka.

Sebagaimana dengan makna dari kata Jelma Daya itu sendiri yang berarti kekuatan, gagah dan dinamis, begitu pula dengan ke delapan belas rancangan busana Ivan Geofany yang diperagakan pada JFF 2020 ini cukup memukau menampilkan kekuatan, kedinamisan pada setiap rancangannya ketika dikenakan oleh peragawati dan tampak pula gagah ketika dikenakan oleh peragawan.


Tag : #Ragam #Seni #Budaya #Busana #Jambi Fashion Festival



Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Selasa, 13 April 2021 16:09 WIB

Dhakidae, Cendekiawan dan Kekuasaan


Oleh: Fridiyanto* Daniel Dhakidae, seorang begawan ilmu sosial yang mungkin menurut saya tidak terlampau banyak dikenal di kalangan akademisi perguruan

 

Jumat, 09 April 2021 13:10 WIB

Warga SAD Bukit 12 Ikut Berkompetisi di Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Sarolangun mendaftarkan diri dalam penerimaan polisi di tahun 2021. Warga

 

Kamis, 08 April 2021 16:54 WIB

UN Ditiadakan, Asesmen Nasional Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Sekolah


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021 ini, Ujian Nasional yang biasanya menentukan kelulusan bagi siswa dan siswi baik SD, SMP maupun SMA sederajat,

 

Sejarah Jambi
Kamis, 08 April 2021 13:58 WIB

Cerita dari Daerah Jambi (2)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) 11. Kemudian diceritakan bahwa pada waktu, Mahmud Mahyuddin sendiri sedang berperang di Jambi. Perang

 

Kamis, 08 April 2021 12:15 WIB

Pemkab Merangin Bolehkan Tarawih dan Sholat Idul Fitri Berjamaah


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Bupati