Rabu, 22 September 2021


Minggu, 06 Desember 2020 15:02 WIB

Jelma Daya Ivan Geofany Warnai Jambi Fashion Festival 2020

Reporter :
Kategori : Ragam

Jambi Fashion Festival 2020

Oleh: Wenny Ira R

Bertempat di ruang Ebony BW Luxury, Kota Jambi, Jambi Fashion Festival 2020 (JFF 2020) dihelat (Sabtu, 5/12/20). Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada perhelatan yang ke-lima  JFF 2020 ini, Ivan Geofany masih turut hadir mewarnai panggung peragaan busana yang dihelat oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Jambi bekerjasama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Jambi.



Ivan Geofany merupakan perancang busana yang berasal dari Palembang, Sumatera Selatan. Pada tahun 2020 ini, Ivan yang juga berhasil membawa rancangan busananya pada acara Palembang Fashion Week 2020, ia bekerjasama dengan Dewan kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan mengangkat kekayaan kain tradisional setempat yang berupa tenun songket bermotif kawai kanduk dan kayu aro.

Motif  kawai kanduk dan kayu aro pada kain tenun songket tersebut banyak berupa burung, flora dan sejenisnya. Kain ini merupakan kain adat yang biasa digunakan oleh masyarakat di Kabupaten Ogan Komering Ulu. Namun tak hanya dikenakan sebagai busana adat, kain tenun ini juga digunakan dalam kehidupan sehari-hari baik sebagai hiasan, sarung bantal dan lain-lain.

Menonjolkan tenun songket bermotif kawai kanduk dan kayu aro khas Kabupaten Ogan Kamering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan, Ivan Geofany mengaplikasikan keindahan kedua motif kain tenun songket tersebut pada delapan belas rancangan busananya yang diperagakan di atas panggung JFF 2020 dengan tema “Jelma Daya”.

Ket: Jambi Fashion Festival 2020.

Jelma Daya merupakan merupakan nama suku pada kelompok masyarakat yang terdapat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Suku ini berdasarkan Wikipedia, merupakan klan suku Lampung yang sama dengan suku Komering. Mereka hidup di Kabupaten Ogan Komering Ulu yang berbatasan dengan Provinsi Lampung. Sepanjang alirang sungai Komering merupakan wilayah menetap mereka.

Sebagaimana dengan makna dari kata Jelma Daya itu sendiri yang berarti kekuatan, gagah dan dinamis, begitu pula dengan ke delapan belas rancangan busana Ivan Geofany yang diperagakan pada JFF 2020 ini cukup memukau menampilkan kekuatan, kedinamisan pada setiap rancangannya ketika dikenakan oleh peragawati dan tampak pula gagah ketika dikenakan oleh peragawan.


Tag : #Ragam #Seni #Budaya #Busana #Jambi Fashion Festival



Berita Terbaru

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 12:51 WIB

Bersama TNI, Pemkab Sarolangun Sasar Vaksinasi untuk Remaja Diatas 12 Tahun


Kajanglako.com, Sarolangun – TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan vaksinasi gratis, Rabu, (21/09/2021). Kali ini, yang

 

Rabu, 22 September 2021 12:36 WIB

Pemkab Merangin Ingin Perangkat Desa Pahami Sistem Digitalisasi


Kajanglako.com, Merangin - Kapasitas dan kemampuan para perangkat desa harus terus ditingkatkan, terlebih untuk pemahaman sistem digitaliasi yang wajib

 

Perspektif
Minggu, 19 September 2021 22:27 WIB

Membaca Indonesia. Catatan Kecil Atas 50 Tahun Rekayasa Sosial: 5 Bias dan 5 Mitos


Oleh: Wahyu Prasetyawan* Riwanto Tirtosudarmo (selanjutnya Riwanto) dalam tulisannya membahas adanya 5 bias dan 5 mitos dalam proses rekayasa sosial selama

 

Sosok dan Pemikiran
Minggu, 19 September 2021 08:00 WIB

Ketangguhan Membaca dan Menulis Seorang Riwanto Tirtosudarmo


Oleh: Anggi Afriansyah* Rabu, 15 September 2021 saya menerima pesan dari Pak Riwanto Tirtosudarmo. Dalam pesan itu ia mengirim sebuah buku Berjudul “Mencari