Selasa, 13 April 2021


Rabu, 02 Desember 2020 15:54 WIB

Diknas Banyak Terima Keluhan Sekolah Daring

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan Pendidikan

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Belajar jarak jauh yang diterapkan selama masa pandemi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Diknas) Sarolangun banyak mendapat keluhan dari guru maupun wali murid dan meminta untuk menerapkan kembali sekolah tatap muka. Untuk itu Diknas berharap dukungan penuh dari berbagai stakeholder agar sekolah kembali normal seperti sediakala.

Lamanya sekolah jarak jauh atau daring yang diberlakukan dinas pendidikan menyebabkan tidak sedikit keluhan yang masuk dari guru maupun wali murid, sebab terlalu lama sekolah daring mengakibatkan banyak ketertinggalan pelajaran bagi siswa, terutama karakter sebagai siswa yang mulai terkikis oleh waktu. Yang menjadi kendala terlebih pada sekolah yang jauh berada di pedesaan, selain fasilitas yang tidak terpenuhi dan tidak dipahami siswa, jaringan internet menjadi kendala tersendiri karena tidak tersedianya fasilitas jaringan internet.



Helmi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun mengaku banyak dapat pengaduan dari guru maupun wali siswa terkait pendidikan karakter anak serta ketertinggalan pelajaran bagi siswa. Helmi tidak bisa berbuat banyak dan berharap dukungan dan masukan positif dari berbagai kalangan untuk menerapkan kembali sekolah tatap muka, karena sekolah daring dinilai tidak efisien dalam menerapkan karakter anak.

"Selama sekolah daring dimasa pandemik covid-19 banyak keluhan dari guru maupun wali murid, yang disampaikan pada kepala sekolah, karena sekolah daring dinilai tidak efisien bagi siswa," jelas Helmi.

Selain itu Helmi menjelaskan sekolah daring untuk wilayah desa, belum mampu diterapkan, sehingga siswa lebih banyak mengalami ketertinggalan pelajaran serta banyak bermain diluar.

"Ketertinggalan pelajaran banyak dialami siswa sekolah yang berada di pedesaan jauh dari kota,lantaran tidak ada jaringan internet dan fasilitas handphone siswa," sambungnya.

Helmi berharap untuk melakukan sekolah tatap muka perlu dukungan dan support dari berbagai kalangan, agar dinas pendidikan dapat mengambil langkah kedepanya.

"Kita harap dukungan penuh dari guru, wali siswa dan seluruh stackholder untuk kembali menerapkan sekolah tatap muka," jelas Helmi. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Selasa, 13 April 2021 16:09 WIB

Dhakidae, Cendekiawan dan Kekuasaan


Oleh: Fridiyanto* Daniel Dhakidae, seorang begawan ilmu sosial yang mungkin menurut saya tidak terlampau banyak dikenal di kalangan akademisi perguruan

 

Jumat, 09 April 2021 13:10 WIB

Warga SAD Bukit 12 Ikut Berkompetisi di Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Sarolangun mendaftarkan diri dalam penerimaan polisi di tahun 2021. Warga

 

Kamis, 08 April 2021 16:54 WIB

UN Ditiadakan, Asesmen Nasional Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Sekolah


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021 ini, Ujian Nasional yang biasanya menentukan kelulusan bagi siswa dan siswi baik SD, SMP maupun SMA sederajat,

 

Sejarah Jambi
Kamis, 08 April 2021 13:58 WIB

Cerita dari Daerah Jambi (2)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) 11. Kemudian diceritakan bahwa pada waktu, Mahmud Mahyuddin sendiri sedang berperang di Jambi. Perang

 

Kamis, 08 April 2021 12:15 WIB

Pemkab Merangin Bolehkan Tarawih dan Sholat Idul Fitri Berjamaah


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Bupati