Minggu, 17 Januari 2021


Jumat, 27 November 2020 15:03 WIB

22 Penyelenggara Pilkada Positif Covid-19

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah

Foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Kasus terpapar Covid-19 di Kabupaten Sarolangun sekian hari semakin menghawatirkan. Dari 148 kasus Covid-19, 22 di antaranya merupakan claster baru yang merupakan penyelenggara Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi di Kabupaten Sarolangun  yang di bawah naungan KPUD Sarolangun.

22 orang dinyatakan positif Covid-19 dari klaster penyelenggara Pilkada setelah dilakukan uji swab beberapa hari lalu. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun Bambang Hermanto menjelaskan, tanpa disadari masyarakat maupun penyelenggara tidak tahu kalau terpapar Covid-19. Biasanya mereka merasa sehat-sehat saja dan penyebaran Covid-19 tanpa disengaja dan tanpa disadari yang bersangkutan.



Namun dengan adanya penekanan KPU pusat bahwa setiap penyelenggara Pilkada wajib dilakukan rapid test, oleh karena itu dari PPK hingga PPS langsung dilakukan rapid test, dan hasilnya sekitar 200 orang dinyatakan reaktif.

Dari hasil tersebut dilanjutkan dengan uji swab bagi penyelenggara Pilkada dari hasil swab dinyatakan positif Covid-19 sebanyak 22 orang.

"Iya, setelah kita lakukan rapid test banyak yang reaktif, dan dari yang reaktif kita uji swab, dengan hasil ada yang positif," jelas Bambang Hermanto.

Terkait hasil tersebut, Ketua KPUD Sarolangun Muhammad Fakhri saat dihubungi via ponsel mengakui jumlah yang terpapar mencapai 22 orang. Dia menjelaskan pihaknya masih membahas hal tersebut untuk dilakukan penggantian penyelenggara yang positif Covid-19.

"Betul 22 orang dan saat ini kita masih rapat membahas persoalan tersebut," singkatnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Endang Abdul Naser Sekda Sarolangun berharap KPUD Sarolangun segera melakukan tindakan dengan menggantikan petugas yang dinyatakan positif Covid-19.

"Kita harap KPU segera menggantikannya," kata Sekda Sarolangun.

Pemkab Sarolangun yang menghawatirkan penyebaran Covid-19 melalui momen Pilkada walaupun demikian hal tersebut menjadi tanggung jawab KPU. Sekda berharap KPU dapat memperhatikan betul protokol kesehatan pada momen momen pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Sarolangun.

"Penyebaran pada Pilkada, ya kita hawatir, tapi itu wewenang KPU, kita hanya berharap protokol kesehatan diperketat oleh penyelenggara," tandasnya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Pandemi Corona
Sabtu, 16 Januari 2021 10:48 WIB

Pemkab Sarolangun Anggarkan Rp 5 Miliar ABPD untuk Penanggulangan Covid-19 Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun tampaknya masih serius menaggulangi penularan wabah virus corona atau Covid-19.

 

Banjir
Sabtu, 16 Januari 2021 10:42 WIB

Air Sungai Meluap, 74 Desa di Sarolangun Terendam Banjir


Kajanglako.com, Sarolangun – Dikelilingi aliran air sungai Limun, Sungai Batang Asai serta Sungai Muara Tembesi, Kabupaten Sarolangun menjadi salah

 

Jumat, 15 Januari 2021 09:57 WIB

Masnah Busro Resmikan Pasar Rakyat Sengeti


Kajanglako.com, Muaro Jambi - Bupati Muaro Jambi Masnah Busro Secara resmi membuka pasar rakyat Sengeti yang baru selesai di bangun oleh pemerintah kabupaten

 

Sosok dan Pemikiran
Jumat, 15 Januari 2021 08:42 WIB

Menengok Masa lalu, Menatap Masa Depan: Hariman Siregar dan Malari


Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Adakah, atau masih mungkinkah, sebuah perubahan besar untuk membentuk sesuatu yang baru bisa terjadi di masa depan? Goenawan

 

PETI
Kamis, 14 Januari 2021 20:04 WIB

Diduga Melakukan PETI, Polres Merangin Amankan Alat Berat dan Tiga Warga Bungo


Kajanglako.com, Merangin - Polres Merangin amankan Eskavator dan tiga warga Bungo karena diduga melakukan kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah