Rabu, 22 September 2021


Rabu, 05 Agustus 2020 10:41 WIB

UIN Jambi Validasi Terjemahan Alquran Bahasa Melayu

Reporter : Ardi Putra
Kategori : Berita Daerah Agama

FGD Pembahasan Draf Validasi Penerjemahan Alquran

UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi berkomitmen untuk menghasilkan terjemahan Alquran ke dalam bahasa Melayu Jambi yang berkualitas. Terjemahan tersebut akan menjadi sumbangan perguruan tinggi Islam tersebut untuk masyarakat Jambi.

Demikian disampaikan Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Prof. Su’aidi, dalam pembukaan Diskusi Kelompok Terpumpun atau FGD Pembahasan Draf Validasi Penerjemahan Alquran ke Dalam Bahasa Melayu Jambi, Senin (3/8) malam. FGD berlangsung selama tiga hari hingga Rabu (5/8) di Jambi.



Menurut Su’aidi, karya terjemahan yang baik adalah yang membuat pembacanya seperti tidak menyadari bahwa karya yang mereka nikmati adalah hasil terjemahan. Dalam konteks terjemahan Alquran, hal tersebut tentu saja mustahil, sebab terjemahannya selalu bersanding dengan teks asli dalam bahasa Arab.

“Yang paling penting tentu saja masyarakat pembacanya menjadi paham atas teks yang diterjemahkan, sehingga pesan yang ingin disampaikan Alquran sampai kepada masyarakat Jambi,” kata Su’aidi.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, Ayub Mursalin, mengatakan bahwa penerjemahan Alquran ke dalam bahasa Melayu Jambi merupakan kerja sama antara UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi (LKKMO), Balitbang Kementerian Agama RI. LPPM dipercaya menjadi kordinator dalam kegiatan tersebut.

“Penerjemahan Alquran ke dalam bahasa Melayu Jambi telah selesai dilakukan pada tahun lalu, dan tahun ini merupakan validasi hasil terjemahannya,” kata Ayub. “Mudah-mudahan tahun depan terjemahan Alquran dalam bahasa Melayu Jambi dapat diluncurkan.”

Kepala Puslitbang LKKMO, Muhammad Zain, dalam sambutan daring menyebutkan bahwa penerjemahan Alquran ke dalam bahasa daerah, termasuk dalam bahasa Melayu Jambi, punya dua misi. “Di samping untuk mendekatkan Alquran kepada masyarakat yang masih banyak menggunakan bahasa daerah, juga punya tujuan melestarikan bahasa daerah yang semakin ditinggalkan,” demikian Zain.

FGD diikuti oleh perwakilan Puslitbang LKKMO, tim penerjemah, tim validator, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jambi, Lembaga Adat Melayu Jambi, Kantor Bahasa Provinsi Jambi, tokoh masyarakat Melayu, dan budayawan. Sementara itu, tim validator terdiri atas sepuluh akademisi dari UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi dan Universitas Jambi.

Saat ini, tim telah menyelesaikan validasi sepuluh juz pertama. Berbagai persoalan yang ditemukan dalam proses tersebut, seperti kata-kata tertentu yang digunakan berbeda antar-daerah di Provinsi Jambi, akan dibahas dalam FGD.

“FGD diharapkan menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut, karena pada Agustus dan September tim punya tugas merampungkan 20 juz lainnya,” pungkas Ayub.[mha]


Tag : #Al Quran #Bahasa Melayu #Jambi #UIN STS Jambi



Berita Terbaru

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 12:51 WIB

Bersama TNI, Pemkab Sarolangun Sasar Vaksinasi untuk Remaja Diatas 12 Tahun


Kajanglako.com, Sarolangun – TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan vaksinasi gratis, Rabu, (21/09/2021). Kali ini, yang

 

Rabu, 22 September 2021 12:36 WIB

Pemkab Merangin Ingin Perangkat Desa Pahami Sistem Digitalisasi


Kajanglako.com, Merangin - Kapasitas dan kemampuan para perangkat desa harus terus ditingkatkan, terlebih untuk pemahaman sistem digitaliasi yang wajib

 

Perspektif
Minggu, 19 September 2021 22:27 WIB

Membaca Indonesia. Catatan Kecil Atas 50 Tahun Rekayasa Sosial: 5 Bias dan 5 Mitos


Oleh: Wahyu Prasetyawan* Riwanto Tirtosudarmo (selanjutnya Riwanto) dalam tulisannya membahas adanya 5 bias dan 5 mitos dalam proses rekayasa sosial selama

 

Sosok dan Pemikiran
Minggu, 19 September 2021 08:00 WIB

Ketangguhan Membaca dan Menulis Seorang Riwanto Tirtosudarmo


Oleh: Anggi Afriansyah* Rabu, 15 September 2021 saya menerima pesan dari Pak Riwanto Tirtosudarmo. Dalam pesan itu ia mengirim sebuah buku Berjudul “Mencari