Rabu, 14 April 2021


Selasa, 14 Juli 2020 22:51 WIB

Ombudsman Terima Aduan terkait PPDB Online

Reporter : Juanda Prayetno
Kategori : Berita Pendidikan

Foto: Juanda

Kajanglako.com, Jambi - Ombudsman RI Perwakilan Jambi menerima laporan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020. Ada satu laporan resmi yang sudah masuk dan mengadukan persoalan PPDB ke Ombudsman.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Ombudsman Perwakilan Jambi Jafar Ahmad, saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/20).



"Baru ada empat yang konsultasi, laporan resmi baru satu buah terkait penerapan zona satu dan zona dua yang menurut pelapor menyalahi Permendikbud nomor 44," katanya.

Dengan adanya laporan tersebut, Ombudsman melakukan upaya pemeriksaan dan akan mengklarifikasi ke pihak disdik. "Upaya Ombudsman sudah, dan substansi laporannya tidak kita sampaikan karena dalam proses pemeriksaan," lanjutnya.

Dirinya menambahkan, melihat sistem zonasi saat ini, tujuannya sudah baik, namun tidak dipungkiri banyak kendala-kendala dalam seperti jumlah sekolah yang tidak merata. "Ombudsman melihat dari segi sistem sebenarnya sudah baik tujuannya," tambahnya.

Jafar Ahmad mengatakan jika sistem PPDB diterapkan dengan baik maka akan tercipta sekolah yang merata. "Sistem PPDB sekarang jika diterapkan dengan baik maka akan tercipta sekolah yang merata dari segi kualitas. Maka perlu komitmen juga dari pelaksana dan juga kepercayaan dari masyarakat terhadap sistem yang ada juga dperlukan," ujarnya.

Sementara itu Dinas Pendidikan Provinsi Jambi melalui Kabid SMA Provinsi Jambi Misrialdi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa laporan tersebut hal yang wajar. "Wajar saja karena menurut pandangan pelapor ada yang salah atau ada ketidak adilan. Kenapa wajar, memang sekolah negeri tidak bisa menampung semua dan menurut saya wajar-wajar saja," ungkapnya.

Misrialdi menyampaikan PPDB melalui online sudah dilakukan dengan ketentuan." tetapi dibalik itu kita tidak tahu, ada masalah dilapangan dan laporan ditangan kita pasti kita sikapi. Dan kalau ada pihak lain yang bermasalah misal sekolah kita akan panggil pihak sekolahnya," lanjutnya.

Misrialdi menjelaskan dari permasalahan tersebut pihaknya akan mencari solusi yang tepat." Nanti kalau kita dipanggil Ombudsman, kita juga akan bawak langsung pihak sekolah ke Ombudsman guna mencari solusi yang tepat," jelasnya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Sosok dan Pemikiran
Selasa, 13 April 2021 16:09 WIB

Dhakidae, Cendekiawan dan Kekuasaan


Oleh: Fridiyanto* Daniel Dhakidae, seorang begawan ilmu sosial yang mungkin menurut saya tidak terlampau banyak dikenal di kalangan akademisi perguruan

 

Jumat, 09 April 2021 13:10 WIB

Warga SAD Bukit 12 Ikut Berkompetisi di Penerimaan Anggota Polri Tahun 2021


Kajanglako.com, Sarolangun - Satu orang warga Suku Anak Dalam (SAD) di wilayah Sarolangun mendaftarkan diri dalam penerimaan polisi di tahun 2021. Warga

 

Kamis, 08 April 2021 16:54 WIB

UN Ditiadakan, Asesmen Nasional Jadi Penentu Kelulusan Siswa di Sekolah


Kajanglako.com, Sarolangun – Tahun 2021 ini, Ujian Nasional yang biasanya menentukan kelulusan bagi siswa dan siswi baik SD, SMP maupun SMA sederajat,

 

Sejarah Jambi
Kamis, 08 April 2021 13:58 WIB

Cerita dari Daerah Jambi (2)


Oleh: Frieda Amran (Antropolog. Mukim di Belanda) 11. Kemudian diceritakan bahwa pada waktu, Mahmud Mahyuddin sendiri sedang berperang di Jambi. Perang

 

Kamis, 08 April 2021 12:15 WIB

Pemkab Merangin Bolehkan Tarawih dan Sholat Idul Fitri Berjamaah


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin mengeluarkan kebijakan terkait pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemi Covid-19. Bupati