Rabu, 22 September 2021


Selasa, 14 Juli 2020 22:51 WIB

Ombudsman Terima Aduan terkait PPDB Online

Reporter : Juanda Prayetno
Kategori : Berita Pendidikan

Foto: Juanda

Kajanglako.com, Jambi - Ombudsman RI Perwakilan Jambi menerima laporan terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020. Ada satu laporan resmi yang sudah masuk dan mengadukan persoalan PPDB ke Ombudsman.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Ombudsman Perwakilan Jambi Jafar Ahmad, saat dikonfirmasi, Selasa (14/7/20).



"Baru ada empat yang konsultasi, laporan resmi baru satu buah terkait penerapan zona satu dan zona dua yang menurut pelapor menyalahi Permendikbud nomor 44," katanya.

Dengan adanya laporan tersebut, Ombudsman melakukan upaya pemeriksaan dan akan mengklarifikasi ke pihak disdik. "Upaya Ombudsman sudah, dan substansi laporannya tidak kita sampaikan karena dalam proses pemeriksaan," lanjutnya.

Dirinya menambahkan, melihat sistem zonasi saat ini, tujuannya sudah baik, namun tidak dipungkiri banyak kendala-kendala dalam seperti jumlah sekolah yang tidak merata. "Ombudsman melihat dari segi sistem sebenarnya sudah baik tujuannya," tambahnya.

Jafar Ahmad mengatakan jika sistem PPDB diterapkan dengan baik maka akan tercipta sekolah yang merata. "Sistem PPDB sekarang jika diterapkan dengan baik maka akan tercipta sekolah yang merata dari segi kualitas. Maka perlu komitmen juga dari pelaksana dan juga kepercayaan dari masyarakat terhadap sistem yang ada juga dperlukan," ujarnya.

Sementara itu Dinas Pendidikan Provinsi Jambi melalui Kabid SMA Provinsi Jambi Misrialdi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa laporan tersebut hal yang wajar. "Wajar saja karena menurut pandangan pelapor ada yang salah atau ada ketidak adilan. Kenapa wajar, memang sekolah negeri tidak bisa menampung semua dan menurut saya wajar-wajar saja," ungkapnya.

Misrialdi menyampaikan PPDB melalui online sudah dilakukan dengan ketentuan." tetapi dibalik itu kita tidak tahu, ada masalah dilapangan dan laporan ditangan kita pasti kita sikapi. Dan kalau ada pihak lain yang bermasalah misal sekolah kita akan panggil pihak sekolahnya," lanjutnya.

Misrialdi menjelaskan dari permasalahan tersebut pihaknya akan mencari solusi yang tepat." Nanti kalau kita dipanggil Ombudsman, kita juga akan bawak langsung pihak sekolah ke Ombudsman guna mencari solusi yang tepat," jelasnya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 12:51 WIB

Bersama TNI, Pemkab Sarolangun Sasar Vaksinasi untuk Remaja Diatas 12 Tahun


Kajanglako.com, Sarolangun – TNI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun kembali melaksanakan vaksinasi gratis, Rabu, (21/09/2021). Kali ini, yang

 

Rabu, 22 September 2021 12:36 WIB

Pemkab Merangin Ingin Perangkat Desa Pahami Sistem Digitalisasi


Kajanglako.com, Merangin - Kapasitas dan kemampuan para perangkat desa harus terus ditingkatkan, terlebih untuk pemahaman sistem digitaliasi yang wajib

 

Perspektif
Minggu, 19 September 2021 22:27 WIB

Membaca Indonesia. Catatan Kecil Atas 50 Tahun Rekayasa Sosial: 5 Bias dan 5 Mitos


Oleh: Wahyu Prasetyawan* Riwanto Tirtosudarmo (selanjutnya Riwanto) dalam tulisannya membahas adanya 5 bias dan 5 mitos dalam proses rekayasa sosial selama

 

Sosok dan Pemikiran
Minggu, 19 September 2021 08:00 WIB

Ketangguhan Membaca dan Menulis Seorang Riwanto Tirtosudarmo


Oleh: Anggi Afriansyah* Rabu, 15 September 2021 saya menerima pesan dari Pak Riwanto Tirtosudarmo. Dalam pesan itu ia mengirim sebuah buku Berjudul “Mencari