Kamis, 23 September 2021


Rabu, 08 Juli 2020 10:42 WIB

Alasan di Balik Terbitnya SE Tentang Batas Tertinggi Tarif Rapid Test

Reporter : Redaksi
Kategori : Berita Nasional

Foto: istimewa

Kajanglako.com, Jakarta - Memasuki new normal, protokol kesehatan Covid-19 terus dan semakin ketat diterapkan di masyarakat. Bagi masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dalam negeri, juga harus memiliki surat keterangan telah melakukan rapid test yang hasilnya negatif.

Dengan banyaknya uji rapid yang dibutuhkan masyarakat untuk beraktifitas, maka Direktorat Jenderal (Ditjen) Pelayanan Kesehatan pada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akhirnya menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Batasan Tarif Tertinggi Pemeriksaan Rapid Test Antibodi.



Tarif tertinggi rapid test ini ditetapkan mengingat selama ini tidak ada standarisasi harga rapid test, sehingga menimbulkan kebingungan di masyarakat. Dalam SE dengan nomor HK.02.02/I/2875/2020 disebutkan, bahwa tarif tertinggi rapid test sebesar Rp150.000.

Dengan adanya standarisasi tarif, adanya rapid test antibodi diharapkan tidak dimanfaatkan oknum tertentu untuk mencari keuntungan yang justru akan membebani masyarakat.

Beberapa poin dalam SE tersebut, yakni, batasan tarif tertinggi sebagaimana dimaksud pada angka 1 berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan rapid test antibodi atas permintaan sendiri.

Dalam poin berikutnya disebutkan bahwa pemeriksaan rapid test antibodi dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi dan berasal dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

"Fasilitas pelayanan kesehatan atau pihak yang memberikan pelayanan pemeriksaan rapid test antibodi dapat mengikuti batasan tarif tertinggi yang ditetapkan," bunyi poin terakhir SE yang ditandangani Dirjen Pelayanan Kesehatan pada Kemenkes, Bambang Wibowo tertanggal 6 Juli 2020. (Kjcom)


Tag : #Corona #SE



Berita Terbaru

 

Kamis, 23 September 2021 19:00 WIB

Masuki Musin Hujan, Pemkab Sarolangun Siaga Bencana Hidrometrologi


Kajanglako.com, Sarolangun – Memasuki musim hujan tahun 2021, Pemerintah Kabupaten Sarolangun melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

 

Vaksinasi Covid-19
Kamis, 23 September 2021 18:49 WIB

Upaya Kegiatan Belajar Tatap Muka, Disdik Sarolangun Ingin Tuntaskan Vaksin Bagi Siswa


Kajanglako, Sarolangun – Dinas Pendidikan Sarolangun ingin menuntaskan pelaksanaan vaksinasi khusunya bagi para siswa. Saat ini beberapa sekolah

 

Kamis, 23 September 2021 17:39 WIB

Pemkab Merangin Raih Anugerah APE 2020 dari Kementerian PPPA RI


Kajanglako.com, Merangin - Pemerintah Kabupaten Merangin dibawah kepemimpinan Bupati H Mashuri, meraih Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020, dari

 

Rabu, 22 September 2021 18:51 WIB

Pj Sekda Tanam Replanting Sawit Kemitraan


Kajanglako.com, Merangin - Pj Sekda Merangin Fajarman secara simbolis melakukan penanaman perdana program replanting sawit kemitraan strategis Gapoktan,

 

Vaksinasi Covid-19
Rabu, 22 September 2021 13:03 WIB

70 Ribu Warga Sarolangun Telah di Vaksin


Kajanglako.com, Sarolangun – Pelaksanaan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Sarolangun terus dilaksanakan. Baik dari Pemerintah Daerah, TNI dan Polri,