Jumat, 23 Oktober 2020


Jumat, 18 September 2020 17:33 WIB

Belajar Tatap Muka, Sekolah Wajib Perketat Protokol Kesehatan

Reporter : Riadi
Kategori : Berita Daerah Pemerintahan Pendidikan

Helmi, Kadis Pendidikan Kabupaten Sarolangun / foto: Riadi

Kajanglako.com, Sarolangun - Dinas Pendidikan Kabupaten Sarolangun telah memberlakukan belajar di sekolah secara tatap muka. Walaupun demikian, Dinas Pendidikan tetap memperketat pemberlakuan protokol kesehatan di setiap sekolah. Bila orang tua siswa khawatir akan penyebaran Covid-19 di saat belajar tatap muka, Dinas tidak memaksakan sekolah tatap muka dan tetap dianjurkan untuk menerapkan belajar daring.

Pemberlakuan sekolah tatap muka sesuai dengan intruksi Kementerian Pendidikan yang memperbolehkan sekolah membuka belajar mengajar dengan tatap muka, bila di daerah tersebut termasuk zona hijau dan kuning. Instruksi ini ditindaklanjuti langsung oleh Bupati Sarloangun dan dapat menerapkan belajar tatap muka dengan ketentuan memperketat pemberlakuan protokol kesehatan.



Pemberlakuan belajar tatap muka telah berlangsung dalam sepekan ini sejak 14 September 2020.

Helmi Kadis Pendidikan Sarolangun mengatakan setiap sekolah wajib memperketat protokol kesehatan dan setiap siswa diwajibkan menggunakan masker dari rumah, bila tidak sekolah harus menyediakan masker bagi siswa yang tidak gunakan masker atau dipulangkan.

"Iya protokol kesehatan kita perketat, kita minta setiap sekolah memberlakukanya, siswa wajib gunakan masker dari rumah. Bagi yang tidak membawa masker, sekolah menyediakannya, atau siswa dipulangkan" jelas Helmi.

Tidak hanya itu pembelajaran siswa secara tatap muka diterapkan per shift per hari dan jam belajar dimulai pukul 07.30 hingga 10.00 WIB. Satu lokal maksimal diisi oleh 15 siswa.

"Semua dilonggarkan, jam belajar dikurangi, agar tidak bertemu siswa dilakukan shift perhari dan satu lokal maksimal diisi oleh 15 siswa," jelas Helmi.

Bagi orang tua siswa yang merasa khawatir akan penyebaran covid-19  disekolah dengan belajar tatap muka Helmi tidak memaksakan untuk sekolah dan siswa boleh belajar dengan jarak jauh.

"Sekolah tatap muka yang kita utamakan adalah kesehatannya, bukan yang lain, siswa boleh belajar daring bila orang tua khawatir akan penyebaran covid-19 di sekolah," jelasnya.

Memasuki pembelajaran dengan cara tatap muka, dijelaskan Helmi, ternyata hal ini sudah lama dinanti siswa maupun guru untuk dapat belajar dengan tatap muka, walaupun harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Hampir lima bulan siswa belajar dengan jarak jauh, saat diperbolehkan belajar tatap muka siswa dan guru sudah lama menantikan hal ini," ujarnya. (Kjcom)




Berita Terbaru

 

Kamis, 22 Oktober 2020 18:20 WIB

Dukungan untuk Haris-Sani dari Rantau Pandan dan Muko-Muko Bathin VII Bungo: Kami Pilih Calon yang Visi Misinya Membangun Jambi


Kajanglako.com, Jambi - Al Haris calon gubernur Jambi nomor urut 3, Kamis (22/10/20) turun melihat kondisi masyarakat lebih dekat di kecamatan Rantau Pandan

 

Kamis, 22 Oktober 2020 16:13 WIB

Cuti Panjang, Mashuri Himbau Warga Tidak Mudik


Kajanglako.com, Merangin - Pemkab Merangin melalui surat nomo 800/103/PSDM.3/BKPSDMD/2020, meliburkan kerja pegawai pada tanggal 28 dan 30 Oktober 2020,

 

Jelang Pilgub Jambi 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 16:06 WIB

Tumino: Meski Dulu Lawan Sukandar, Demi Cek Endra Kami Siap Bersatu


Kajanglako.com, Tebo – Aliran dukungan total memenangkan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi nomor urut satu, Cek Endra – Ratu

 

Jelang Pilgub Jambi 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 15:38 WIB

Kembali Ajak Warga Pilih Cek Endra, Sukandar: Hanya Beliau yang Punya Visi dan Komitmen Bangun Tebo


Kajanglako.com, Tebo – Bupati Tebo Sukandar kembali mengajak warga masyarakat Kabupaten Tebo, mendukung dan memilik pasangan Calon Gubernur dan Wakil

 

Jelang Pilgub Jambi 2020
Kamis, 22 Oktober 2020 15:22 WIB

Di Kumpeh Ulu, Cawagub Sayfril Berkunjung ke Peternakan Sapi


Kajanglako.com, Muaro Jambi – Disela-sela safari politik dan kampanyenya, Kamis (22/10), Calon Wakil Gubernur Jambi, Syafril Nursal menyempatkan